Nasional

Pemerintah Pinjam USD300 Juta dari Bank Dunia Untuk Pariwisata

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 18 Oktober 2018 16:49 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pemerintah Pinjam USD300 Juta dari Bank Dunia Untuk Pariwisata

PUBLIKSATU, JAKARTA – Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan siap melakukan pemenuhan segala ketentuan untuk pencairan pinjaman Bank Dunia. Pinjaman tersebut nantinya akan ditujukan pengembangan proyek Indonesia Tourism Development Project (ITDP).

Kepala BPIW Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono mengatakan, pihaknya siap mengawal agar proses Loan Signing dan Loan Effectiveness untuk ITDP dapat berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Hadi menyatakan, total dana yang akan dicairkan Bank Dunia dalam pengembangan pariwisata di Tanah Air mencapai sebesar USD300 juta.

“Loan Signing dijadwal pada 22 Oktober 2018. Adapun Loan Effectiveness dijadwalkan pada 1 November 2018,” ungkap Hadi lewat pesan resminya kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Rabu (17/10).

Menurutnya, total penggunaan dana dari Bank Dunia akan dialokasikan untuk empat komponen. Pertama, meliputi peningkatan kapasitas kelembagaan untuk memfasilitasi pengembangan pariwisata terpadu dan berkelanjutan. Kedua, meningkatkan kualitas jalan dan akses pelayanan dasar di kawasan wisata yang dipilih.

“Komponen ketiga, meliputi mendorong partisipasi lokal dalam perekonomian sektor pariwisata. Lalu komponen keempat, meliputi meningkatkan lingkungan yang kondusif untuk masuknya investasi swasta dan usaha ke bidang pariwisata,” terangnya.

Hadi menerangkan, komponen pertama akan mendapat alokasi anggaran USS22 juta , komponn kedua mendapat alokasi anggaran USD239,6 juta, komponen ketiga mendapat alokasi anggaran USD37,1 juta dan komponen keempat akan mendapat alokasi anggaran USS1,3 juta. Sehingga, totalnya sesuai dengan jumlah dukungan Bank Dunia USD300 juta.

Sementara itu, Senior Private Sector Specialist Trade and Competitiveness Bank Dunia, Bertine Kamphuis menyatakan, proses implementasi dalam mendukung ITDP sudah berjalan sesuai rencana yang disepakati. Ia yakin, proses Indonesia Tourism Development Project dapat berjalan sesuai rencana.

“Saat ini hanya ada beberapa hal yang perlu dilengkapi saja,” ujar Bertine.

Menurutnya, untuk proses agenda yang besar telah dilalui dengan baik, sehingga tinggal pelengkapan saja. Ia berharap, komitmen dukungan dari anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk pengembangan pariwisata juga dapat terimplementasi dengan baik, agar misi pengembangan pariwisata di Indonesia dapat berjalan dengan cepat. (riz/fin)

Bagikan