Berita Terkini
Internasional

Trump Berspekulasi Soal Hilangnya Kashoggi

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 18 Oktober 2018 17:22 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Trump Berspekulasi Soal Hilangnya Kashoggi
Trump

PUBLIKSATU.CO – Presiden AS Donald Trump pendapat tentang hilangnya jurnalis, Jamal Kashoggi. Pada hari Senin lalu, Presiden ke-45 Amerika Serikat ini berspekulasi bahwa hilangnya jurnalis salah satu media besar Amerika Serikat itu terkait dengan aksi pembunuhan.

Trump mengeluarkan peringatkan agar tidak menyalahkan Arab Saudi, atas hilangnya jurnalis Saudi bernama Jamal Khashoggi. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC, Rabu (17/10).

Terkait hal itu, Trump mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman, telah membantah mengetahui apa yang terjadi pada Kashoggi, yang merupakan salah satu jurnalis Washington Post.

Pejabat Turki yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pencarian konsulat Saudi di Istanbul menunjukan lebih banyak bukti, bahwa ia terbunuh di sana.

Kashoggi, Seorang jurnalis yang juga seorang kritikus pimpinan Saudi, terakhir kali terlihat memasuki konsulat pada 2 Oktober lalu. Arab Saudi membantah telah membunuhnya dan mengatakan jika Kashogi telah meninggalkan gedung itu tanpa cedera.

Namun, New York Times melaporkan bahwa empat dari 15 orang yang disebut oleh pemerintah Turki, sebagai tersangka dalam penghilangan Khashoggi memiliki hubungan dengan putra mahkota, sementara yang lain adalah tokoh senior di Kementerian Dalam Negeri negara itu.

Menurut surat kabar itu, salah satu pria yang tertangkap dalam sebuah foto adalah pria yang menemani sang raja dalam kunjungan asing baru-baru ini. Kasus ini telah membuat Arab Saudi di bawah tekanan dari sekutu dekatnya.

Pada hari Selasa, menteri luar negeri G7 meminta Arab Saudi untuk melakukan penyelidikan “transparan” dalam masalah ini.

Sementara itu, kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, menjadi tokoh terbaru yang menarik diri dari konferensi investasi utama Saudi pekan depan, menyusul hilangnya Khashoggi.

Trump juga sebelumnya sempat mengatakan dalam cuitannya di media social, bahwa Pangeran Muhammad telah berbicara kepadanya melalui sambungan telepon dan jika dia benar-benar menyangkal mengetahui tentang apa yang terjadi di Konsulat Turki mereka.

“(Dia) mengatakan kepada saya bahwa dirinya sudah mulai melakukan penyelidikan mendalam terkait masalah ini. Hasilnya akan segera ketahuan,” cuit presiden ke 45 Negeri Paman Sam itu.

Pada hari Senin lalu, Presiden ke-45 Amerika Serikat itu berspekulasi bahwa hilangnya jurnalis salah satu media besar Amerika Serikat itu, itu terkait dengan aksi pembunuhan. (ruf/fin)

Bagikan