Dinas P2KBP3A Gelar Pelatihan Usaha Kuliner di Konkep

PUBLIKSATU, KONAWE KEPULAUAN - Dinas P2KBP3A Kabupaten Konkep menggelar pelatihan dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini terkait strategi pengembangan dan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dapat dikelola untuk memperbaiki kondisi perekonomian dan tingkat pendapatan serta kesejahtraan masyarakat setempat.
Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung di aula gedung SLTP II Langara yang di hadiri para jajaran pengurus pemberdayaan perempuan di yang tersebar di kecamatan dan desa se Kabupaten Konkep.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Konkep, Hj Nurul Hidayati Amrullah mengatakan tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi kaum perempuan terutama pengurus UPPKS agar kedepan dapat melakukan berbagai terobosan inspiratif, kreatif dan inovatif untuk menciptakan peluang usaha mandiri di tengah masyarakat yakni usaha kuliner dengan pola sistem kearifan lokal, budaya dan tradisi masyarakat.
Dikatakan Hj Nurul Hidayati dengan modal kemampuan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki perempuan maka dapat lebih mudah menemukan gagasan baru untuk membangun perekonomian masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh.
Lebih lanjut Hj Nurul Hidayati menambahkan potensi hasil sumber daya alam pulau Wawonii sangat kaya dan melimpah yakni sektor perikanan, pertanian, perkebunan maupun peternakan. Semua potensi tersebut harus mampu dimanfaatkan secara kreatif untuk digunakan sebagai peluang emas untuk mendukung perbaikan ekonomi masyarakat dan Kabupaten Konkep pada umumnya. Sebab hal itu apabila dikelola dengan baik akan memberikan dampak kesejahteraan masyarakat yang lebih meningkat dari kondisi sebelumnya.
"Saya sangat optimis apabilai semua potensi sumber daya alam dapat dikelola dengan baik tentu perekonomian masyarakat akan meningkat, saya kira kedepan perlu ada terobosan inovatif dari kalangan perempuan untuk lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung perbaikan ekonomi masyarakat Kabupaten Konkep yang lebih baik," ujar Hj Nurul Hidayati.
Dia berharap kalangan perempuan kedepan dapat menemukan menu baru makanan khas tradisional olahan masyarakat Wawonii sehingga bisa lebih dikenal dan digemari kalangan luas di berbagai daerah. Seperti bakso yang terbuat dari bahan daging bisa dimodifikasi dari bahan dari bahan ikan segar.
Dengan mengembangkan potensi tersebut, kata Hj Nurul Hidayati akan menciptakan peluang kerja baru bagi para pengangguran di Kabupaten Konkep.
"Upaya ke depan yang perlu dilakukan semua pihak yakni memberdayakan potensi yang ada, sehingga kedepan dapat tercipta peluang kerja yang lebih banyak di Kabupaten Konkep," tandasnya.
Semangat melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan tersebut dalam rangka untuk mensukseskan kebijakan pembangunan Kabupaten Konkep dalam mendukung proyek perubahan implementasi penjabaran kegiatan pendidikan dan pelatihan pimpinan Eselon II yang diikuti sejumlah pejabat eksekutif Kabupaten Konkep.