Berita Terkini
Busel

Desa Wajib Bersinergi dengan RPJMD Busel

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 22 Oktober 2018 13:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Desa Wajib Bersinergi dengan RPJMD Busel
Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani saat memimpin rapat koordinasi RPJMD

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani menyatakan, tahun 2019 mendatang, arah pembangunan Busel harus lebih sinergi. Program pembangunan desa harus bersinergi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Busel.

Menurut Arusani, antara RPJMD kabupaten dengan desa harus berjalan beriringan. Tidak saling tumpang tindih. Sehingga dapat terukur secara jelas arah pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.

"Sehingga perencanaan pembangunan sinergis dan terukur dengan jelas," ujarnya.

Olehnya itu, lanjut dia, peran Kades, pendamping desa sangat dibutuhkan dalam merencanakan pembangunan desa yang searah dengan RPJMD Busel. Apalagi di desa, tentunya sudah ada melalui pemanfaatan dana desa (DD).

Rapat koordinasi perencanaan pembangunan daerah Busel tahun anggaran 2019 dipimpin Plt Bupati Busel, dihadiri oleh mitra kerja bidang pariwisata, para kepala OPD, camat dan Kades serta pendamping ahli desa, di aula Lamaindo, Sabtu (20/10).

Arusani juga mengharapkan, seluruh potensi mampu digenjot untuk memaksimalkan pembangunan daerah. Seluruh jajaran pemerintah menjadikan motivasi. Capaian sebelumnya mampu menjadi daya semangat untuk berbuat, mengevaluasi agar lebih baik lagi ke depan.

Seluruh kepala OPD, staf Pemkab Busel harus berfikir kreatif, inovasi dan solutif dalam menyelenggarakan roda pemerintahan, serta pelayanan secara maksimal.

Sesuai RPJMD 2017-2022, untuk tahun pertama (2018), temanya membangun, 2019 melayani, 2020 produktif, 2021 berdaya saing dan tahun 2022 tangguh.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Busel, Sufi Hisanuddin menargetkan, tahun 2019 mendatang Pemkab Busel fokus pada pembangunan sarana dan prasarana perkantoran. Dan ini harus terpenuhi. Perencanaannnya sudah dimulai pada APBD-P 2018 ini. Eksennya tahun 2019.

Karena itu, tahun 2018 ini, untuk skala prioritas infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Busel sudah sekitar 90 persen teraspal. Sisanya akan ditantaskan pada tahun mendatang dan secara bertahap. Pastinya, akan tersentuh pembangunan secara merata.

Fokus lainnya adalah sarana air bersih dan tahun ini harus diselesaikan. Begitupun untuk infrastruktur jalan di seluruh wilayah daratan, kepulauan seperti Kadatua, Siompu, Siompu Barat, minus Batuatas. Untuk jalan sekitar 90 persen sudah dikerjakan. Karena untuk Batuatas diprioritaskan sarana air bersih. Sebab 2019 temanya melayani.

Menurutnya, dengan tema 2019 pelayanan itu, maka sarana dan prasananya sudah harus disiapkan dan lengkap infrastruktur perkantoran, sarana kesehatan dan pendidikan. Begitupun penguatan PTSP, Discapilduk serta sarana sektor pelayanan lainnya yang menunjang. (aga)

Bagikan