Berita Terkini
Nasional

Belajar dari Titi Qardasih, Kenali 5 Faktor Penyebab Kanker Usus

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 23 Oktober 2018 21:12 WIB · 2 menit baca
Belajar dari Titi Qardasih, Kenali 5 Faktor Penyebab Kanker Usus
Ilustrasi

PUBLIKSATU.CO - Belajar dari almarhumah aktris dan seniman, Titi Qadarsih atas penyakit kanker usus yang dideritanya, masyarakat harus mengubah gaya hidup. Salah satunya adalah pola makan lantaran berhubungan langsung dengan usus dan saluran pencernaan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. yang juga

Ahli Endoskopi Gastrointenstinal menjelaskan gaya hidup menjadi salah satu penyebab kenapa kanker usus besar tetap bertahan sebagai penyebab utama kematian. Angka kejadiannya terus meningkat di tengah masyarakat.

"Dalam praktek saya sehari-hari kasus kanker usus sudah umum ditemukan," jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (23/10).

Menurutnya saat ini semakin banyak anak muda menderita kanker usus. Ada beberapa faktor risiko atau penyebab yang menjadi pencetus penyakit ini.

Faktor Genetik

Faktor genetik memang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker usus besar tetapi gaya hidup merupakan hal yang utama. Faktor genetik berupa riwayat kanker atau polip usus pada keluarga, riwayat penyakit radang usus kronis (inflammatory bowel disease/IBD) sebelumnya.

Konsumsi Daging Merah

Diet tinggi daging merah serta daging olahan serta kurang makan sayur dan buah. Anjuran untuk mengontrol berat badan dengan konsumsi daging merah yang berlebihan dan tidak konsumsi buah karena mengandung karbohidrat merupakan anjuran yang menyesatkan.

Rokok dan Alkohol

Rokok merupakan faktor risiko utama. Rokok bukan saja perokok aktif tapi juga perokok pasif. Peminum alkohol juga berisiko.

"Beberapa kasus kanker usus yang saya temukan bukan pada perokok tapi orang terdekat dan sekitarnya merokok sehingga mereka yang terkena kanker usus besar tersebut merupakan perokok pasif. Indonesia masih surganya buat perokok karena para perokok bebas merokok di mana saja," tukasnya.

Kegemukan

Beberapa faktor risiko lain adalah kegemukan. Kegemukan atau obesitas dan kurang bergerak bisa terkena.

Faktor Usia dan Riwayat Diabetes

Ada beberapa faktor risiko yang tidak bisa berubah adalah umur, umur di atas 50 tahun menjadi batasan umur untuk memulai skrining. Dan riwayat penyakit kencing manis/diabetes melitus merupakan faktor risiko yang juga harus diantisipasi.

(ika/JPC)