Berita Terkini
Sultra

Ribuan Santri dan Ulama Ikut Pawai Ta'aruf

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 23 Oktober 2018 15:06 WIB · 2 menit baca
Ribuan Santri dan Ulama Ikut Pawai Ta'aruf
Ribuan santri dan ulama mengikuti pawai ta'aruf pemperingati Hari Santri Nasional 2018

PUBLIKSATU, KENDARI - Meriahkan hari Santri Nasional (SanNas) Tahun 2018, ribuan santri dan ulama Kota Kendari mengikuti pawai Ta'aruf. Acara ini, digelar Pengurus Nahdatul Ulama (NU) yang bekerjasama dengan pihak Kemenag Kota Kendari. Tema yang diambil adalah “Bersama Santri Damailah Negeri”.

Pawai Ta'aruf ini dimulai dari pukul 07.00 Wita sampai selesai, dengan mengambil rute start dari Masjid Raya Al Kautsar Kendari, finis di Kanwil Kemenag Sultra.

Hadir dalam pawai Ta'aruf ini, Drs. KH. Muslim, Ketua Tanfidziyah NU Sultra, Drs. KH. Ryha Madi, Rais Syuriah NU Sultra, dan Drs. KH. Ahmad Al-Jufrie Ketua PW. Muhamadiyah Sultra, dan para ulama, Kapolres Kota Kendari, Unsur TNI, seluruh pengurus NU Kota Kendari dan kalangan akademisi mahasiswa serta dosen IAIN Kendari.

Saat ditemui usai pawai Ta'aruf, H. Muh. Saleh yang juga sebagai Ketua Tanfidziyah NU Kota Kendari menyampaikan, kegiatan ini sebagai sarana refleksi untuk mengenang perjuangan para santri serta ulama yang telah membela bangsa dan negara.

"Kegiatan Pawai Ta'aruf dilaksanakan dalam rangka meriahkan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2018. Sekaligus sebagai sarana Refleksi Perjuangan Para Santri dalam perjuangannya membela bangsa dan negara. Dengan demikian, santri seharusnya memiliki komitmen, NKRI adalah harga mati," katanya.

Kepala Kemenag Butur itu mengatakan, NU sebagai salah satu Ormas yang mendorong agar tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional. "Untuk itu, segenap pengurus dan anggota NU, santri, harus punya rasa tanggung jawab untuk memelihara persatuan dan kesatuan dengan pendidikan di Pondok Pesantren," imbuhnya.

Sementara itu, kepala Kanwil Kemenag Sultra yang diwakili Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, Ir. H. La Maidu sangat mengapresiasi dan menyambut positif atas digelarnya pawai ta'aruf tersebut.

"Kantor Wilayah Kemenag Sultra menyambut baik kegiatan pawai ta'ruf ini. Harapan kita, mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan rahmat dan hidayahnya serta diturunkan di Bumi Sultra ini," ucapnya.

Maidu menambahkan, melalui pawai ta'aruf semoga Sultar dapat terhindar dari bencana. Ia juga mengajak seluruh santri dan ulama untuk menjaga keutuhan NKRI.

"Dengan acara ini, Mudah-mudahan negeri kita dijauhkan dari segala bencana. Juga santri harus bangga menyemai pendidikan di pondok pesantren, apalagi pensantren merupakan pendidikan tertua di negeri ini. Santri juga harus ikut berkontribusi dan berjuang bersama TNI/ Polri dalam mengawal NKRI menuju Negeri Baldhatun Tayyibatun Warabun Ghafur," pungkas Maidu. (m4)