Tes CPNS Buton akan Dipusatkan di Gedung Maedani Baubau
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Tes seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Buton dipastikan akan dipusatkan di Gedung Maedani, Kota Baubau. Hal ini bergeser dari rencana sebelumnya, yakni di sejumlah sekolah yang ada di kota tersebut.
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Buton, Wahab mengatakan, secara nasional, tes kompetensi dasar CPNS akan digelar 26 Oktober 2018. Namun khusus untuk Buton belum dipastikan dapat mengikuti daerah lain, karena Gedung Maedani ketika dikroscek sore kemarin, baru meja dan kursi yang tersedia. Komputer beserta perangkatnya belum disiapkan.
"Tes secara nasional tanggal 26. Tapi setelah kami kroscek tempat di Gedung Maedani, peralatannya sampai dengan sore ini (kemarin) belum ada. Yang ada baru meja dan kursi," ungkapnya ketika dikonfirmasi, Rabu (24/10).
Kendati demikian, Wahab memastikan bahwa tes tetap akan digelar di tempat tersebut. Di sekolah-sekolah tidak jadi. Soal waktunya, segera diketahui setelah seluruh perangkat tes tersiapkan.
"Komputer-komputer ini kan yang siapkan pihak ketiga. Jadi bukan lagi di sekolah-sekolah tesnya, tapi di Gedung Maedani. Waktu tesnya akan segera diketahui setalah peralatan tes tersedia. Tapi kita juga tetap menunggu petunjuk dari BKN," terangnya.
Dia mengungkapkan, komputer yang dibutuhkan untuk tes CPNS lebih kurang sebanyak 800 unit. Hal ini disesuaikan dengan jumlah peserta sekali masuk.
Kendati demikian, Wahab mengaku, tes tidak bisa dilakukan dalam satu hari. Tapi minimal tiga hari. Sebab yang akan mengikuti tes di Gedung Maedani bukan hanya peserta dari Buton, namun juga dari Kota Baubau, Buteng dan Busel.
Ditambahkan, jadwal pasti tentang tes seleksi kompetensi dasar dapat melalui kartu peserta ujian masing-masing. Dalam waktu singkat sudah akan diterbitkan. Selain dapat diambil di Kantor BKPPD maupun panitia, setiap peserta juga dapat mencetak sendiri melalui situs pendaftaran online.
"Kartunya itu bisa diambil di panitia, di BKPPD bisa juga. Tapi kan di website itu sudah tertera nomor masing-masing. Jadi nanti tinggal pegang nomor, di Gedung Maedari baru kasih panitia supaya diberikan kartu peserta ujiannya," tandasnya. (man)