Berita Terkini
Baubau

Air PDAM Buton Layak Minum

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 30 Oktober 2018 13:31 WIB · 2 menit baca
Air PDAM Buton Layak Minum
La Ode Sabaruddin

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buton, La Ode Sabaruddin memastikan air yang berasal dari PDAM Buton layak dikonsumsi dan digunakan langsung masyarakat.

Karena air bersih yang merupakan produk PDAM itu, telah memenuhi unsur kelayakan dan dinyatakan lulus oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sultra. "Tiap tahun air kami diuji di Dinas Kesehatan Tingkat Satu Sultra," kata La Ode Sabaruddin pada koran ini, kemarin.

Dalam pengujiannya, air diambil sebagai sampel di tiga titik. Dari sumber mata air, bangunan reservoir, dan pipa trasnsmisi yang masuk pelanggan. "Kesimpulannya air PDAM Buton sangat layak dikonsumsi. Apalagi airnya langsung dari mata air," tukas Sabaruddin.

Adapun beberapa pihak yang meragukan kualitas kelayakan air minum seperti yang dikatakan salah seorang pejabat di Dinas Lingkungan Hidup Buton itupun dapat terbantahkan. Meskipun air PDAM Buton langsung dari pusat mata airnya, namun tidak serta merta langsung ke pelanggan atau rumah-rumah masyarakat. Tetapi harus melalui Bangunan Penangkap Mata Air atau Broncaptering.

"Bahwa jangan sampai mata air itu jadi tempat permandian Babi. Ini juga harus diluruskan. Karena dari mata air langsung ke Bangunan penangkap mata air atau Broncaptering. Jadi aman dari Babi. Bangunan ini meruapakan pekerjaan Dinas PU Provinsi yang kemudian assetnya dialihkan ke PDAM Buton," pungkasnya.

Untuk diketahui, mata air yang merupakan sumber air bersih milik PDAM Buton tersebar di Baubau, Buton, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Di Baubau terdapat di Koba Desa Kaonkeongkea Kecamatan Pasarwajo, Bungi, Lakapesi Kelurahan Baadia, Wamembe.

Buton Wakoko di Pasarwajo, Lasalimu selatan, Wabula, Lasalimu, Koapontori.

Sedangkan Buton Selatan di Kabura-burana Desa Lawela Kecamatan Batauga, dan Rongi Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa.

Adapun di Buton Tengah Rongi matawine Kecamatan lakudo, Lombe Kecamatan Gu, Waburense dan Kanapa-Napa Kecamatan Mawasangka.(mal)