Berita Terkini
Olahraga

Usai Dibantai di Camp Nou, Madrid Singkirkan Lopetegui dari Kursi Kepelatihan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 30 Oktober 2018 16:12 WIB · 2 menit baca
Usai Dibantai di Camp Nou, Madrid Singkirkan Lopetegui dari Kursi Kepelatihan

PUBLIKSATU, MADRID - Klub raksasa spanyol, Real Madrid resmi memecat Julen Lopetegui, Selasa (30/10) dari kursi kepelatihan usai menelan kekalahan telak saat melawat ke Stadion Camp Nou melawan Barcelona pekan ke-10 La Liga dengan skor akhir 5-1.

Lopetegui secara resmi menjabat sebagai pelatih Madrid sejak 12 Juni-29 Oktober 2018, atau tak lebih dari 140 hari, durasi tersingkat di antara 10 pelatih terakhir Madrid.

Dalam durasi tersebut Lopetegui mendampingi Madrid di 14 pertandingan kompetitif dan hanya bisa memenangi enam di antaranya, sementara menelan kekalahan di enam laga lainnya.

Secara keseluruhan persentase kemenangan Madrid di tangan Lopetegui adalah 42,86 persen yang merupakan catatan terburuk bagi pelatih Madrid dalam dua dasawarsa terakhir.

Angka itu tentu tidak mutlak, mengingat sejumlah pelatih memiliki kesempatan lebih dari 14 pertandingan. Walaupun, jika diberi kesempatan Lopetegui bukan tidak mungkin akan membuat persentasenya menjadi lebih buruk.

Ironisnya, persentase kemenangan 42,86 persen itu dibukukan Lopetegui ketika menangani Madrid yang skuatnya dihuni tak kurang dari delapan orang pemain yang masuk 30 besar nominasi penghargaan Ballon d’Or, anugerah paling prestisius di daratan Eropa saat ini.

Hal itu juga disoroti oleh dewan pimpinan klub dalam pernyataan resmi pemecatan Lopetegui.

“Dewan Direksi menilai ada jurang antara kualitas tim, yang memiliki delapan pemain nominasi Ballon d’Or, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah, dengan hasil yang diraih hingga saat ini,” demikian bunyi pernyataan yang disiarkan laman resmi klub.

Oleh karena itu pula, lanjut pernyataan tersebut, selagi target masih bisa dicapai perlu ada perubahan, melalui pemutusan kontrak Lopetegui.

Santiago Solari, yang sebelumnya menangani tim lapis kedua Madrid, Castilla, dipercaya untuk menjadi pengganti Lopetegui. (fin)