Atlet Mubar Siap Berlaga di Porprov
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Kabupaten Muna Barat (Mubar) siap berpartisipasi pada kegiatan pekan olahraga provinsi (Porprov) ke XIII di Kabupaten Kolaka. Para atlet dari berbagai cabang olahraga (Cabor) sudah menunjukan kesiapan untuk berlaga pada kejuaraan antar kabupaten/kota di Sultra.
Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada, mengecek kesiapan para atlet Mubar, Senin (5/11). Pada kesempatan yang sama Dirjen Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sarifuddin Udu, turut menyaksikan pengecekan para atlet-atlet Mubar tersebut.
"Sudah dipastikan para atlet Mubar dari berbagai Cabor yang akan dipertandingkan di Porprov nanti, sudah siap berlaga. Mereka saat ini sementara mengikuti pembekalan sebelum diturunkan di lapangan," ungkapnya.
Khusus Mubar, akan menerjunkan para atelt di 17 Cabor diantaranya dayung, takraw, karate, pencak silat, balap motor, kempo, taekwondo, wushu, biliyar, bola voly, catur, atletik, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, tinju, dan sepak bola.
Jumlah kontingen sebanyak 385 orang termasuk pelatih, offisial, dan manajer. Dengan rincian kontingan dayung 59 atlet, takraw 33 atlet, karate 31 atlet, pencak silat 30 atlet, balap motor 16 atlet, kempo 27 atlet, taekwondo 18 atlet, wushu 19 atlet, biliyar 9 atlet, bola voly 29 atlet, catur 13 atlet, atletik 33 atlet, bulu tangkis 13 atlet, tenis meja 12 atlet, tenis lapangan 7 atlet, tinju 10 atlet, dan sepak bola 26 atlet.
"Hari ini (Senin, red) baru pengecekan seluruh Cabor. Untuk pengukuhan, nanti kita jadwalkan. Tetapi dalam bulan November ini juga. Satu minggu sebelum keberangkatan, kita akan kukuhkan sebagai atlet Porprov," ujarnya.
Kata Ketua Umum KONI Mubar itu, saat pengukuhan nanti, semua atribut sudah harus lengkap. Termasuk hal-hal teknis yang menyangkut tanggung jawab terhadap para atlet. "Segala kebutuhan atlet kita sudah harus lengkapi sebelum pemberangkatan," imbuhnya.
Selaku bupati, Rajiun sangat tidak menginginkan ada yang namanya atlet impor atau kontrak atlet. Mubar harus bisa melahirkan atlet sendiri. Sebab, jika diambil dari luar daerah, semangatnya hanya pada saat mengikuti kegiatan pertandingan.
"Kita munculkan atlet-atlet daerah. Walaupun Mubar baru seumur jagung, tetapi memiliki segudang potensi atlet. Dan itu terbukti. Atlet yang berprestasi selama ini sampai di tingkat nasional, itu kebanyakan dari Mubar," tuturnya.
Mubar mengikuti Porprov XIII ini merupakan pertama kali selama mekar dari Muna induk tahun 2014 lalu. Saat kegiatan Porprov lalu di Buton Utara, Mubar baru sebatas peninjau. Karena mekar baru sekitar 3 bulan. Saat ini sudah siap berpartisipasi dan bersaing dengan 17 kabupaten/kota di Sultra.
"Saya minta kepada para atlet agar percaya diri, menjunjung sportifitas, serta mempertahankan martabat daerah. Jangan berada di belakang, tetapi harus tampil terdepan. Performa harus enjoy. Soal bonus pasti ada, tetapi saya belum mau gembor-gemborkan," kata Rajiun.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Kemendagri, Sarifuddin Udu, memberikan motivasi kepada para atlet Mubar yang akan berlaga di Porprov nanti. Katanya, kegiatan itu merupakan kesempatan bahwa Mubar hadir di semua kesempatan. Meski baru berdiri sekitar 4 tahun lalu, tetapi harus mampu menunjukan diri bahwa bisa.
"Tunjukan kepada daerah-daerah lain bahwa Mubar itu ada dan bisa. Soal bonus saya sangat dukung. Pemerintah sekarang ini begitu besar perhatiannya terhadap atlet yang mengharumkan nama daerahnya. Dulu itu kalau tidak berprestasi tidak dihargai. Sekarang ini atlet yang berprestasi diberi tempat atau diperhatikan," timpalnya. (p5)