Banyak Peserta SKD tak Lulus, Ridwan Bae Janji Temui MenPAN-RB

PUBLIKSATU, MUNA - Sulitnya materi soal-soal pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS membuat para peserta banyak yang tidak memenuhi passing grade. Mereka pun terpaksa harus gigit jari. Impian mereka untuk bisa menjadi PNS harus dikubur dalam-dalam.
Ridwan Bae, Anggota DPR-RI cukup terkejut melihat banyaknya peserta yang nilainya tidak memenuhi standar. Saat memantau proses seleksi di SMA 1 Raha, mantan bupati Muna dua periode itu sempat audiens dengan peserta. Rata-rata peserta yang tidak lulus mengeluhkan sulitnya soal dan waktu yang begitu singkat.
Sebagai wakil rakyat yang duduk di pusat, Ridwan tidak akan tinggal diam dengan keluhan itu. Dia akan melakukan langkah-langkah konkrit. "Ini masalah nasional. MenPAN harus evaluasi terkait soal-soal dan waktu yang singkat ini. Insyaallah pulang dari sini (Muna), saya akan menemui MenPAN," janji Ridwan.
Menurut politisi Golkar itu, langkah pemerintah merekrut PNS sudah sangat tepat. Namun, sangat disayangkan, ketika soal-soal dan waktu yang ditetapkan Panselnas sangat menyulitkan peserta. Materi soal yang dibuat tidak disesuaikan dengan kondisi pembelajaran yang didapat peserta saat mengenyam pendidikan dibangku perkuliahan. Sehingga menjadi tidak berguna ilmu yang didapat peserta selama ini.
"Tujuan pemerintah baik, tapi apa gunanya ketika materi soal yang ada membuat peserta banyak yang tidak lulus. Saya pikir disini, KemenPan-RB belum tepat melihat pantas tidaknya materi soal yang diberikan pada peserta. Jadi, MenPAN harus mengevaluasi kembali," ungkapnya.
Ridwan juga berharap dengan pertemuanya nanti dengan MenPAN akan ada kebijakan yang dihasilkan.Terutama pada nilai standar passing grade. Ia akan meminta agar passing grade pada TKP diturunkan, karena dinilai terlalu tinggi. Apalagi, para peserta yang tidak lulus dikarenkan nilai TKPnya tidak mencukupi 143.
"Rata-rata peserta terganjal di tes TKP. Saya pikir nilai TKP ini harus diturunkan seperti tahun 2014 lalu. Dulu standar nilai TKP 125, tapi alhamdulillah formasi semuanya bisa terisi," pungkasnya. (cr1)