42 Orang Lulus Passing Grade, Busel Kehilangan Kuota 386 Orang?
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kuota CPNS Buton Selatan dipastikan tak terpenuhi. Pasalnya, berdasarkan hasil seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang selesai digelar, Rabu (7/11), yang mencapai passing grade hanya 42 orang. Padahal kuota sebanyak 428 orang.
Mirisnya, 42 orang ini merupakan hasil dari seleksi 4.416 peserta.
Informasi itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Busel, La Ode Firman Hamza. Dia mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan tes SKD berlangsung lancar. “Agak kita sayangkan. Karena dari 4 ribuan peserta, hanya 42 orang lolos passing grade. Sementara kuota tersedia sebanyak 428 orang,” ungkap Firman, Rabu (7/11).
Dengan demikian, lanjut dia, maka banyak kebutuhan CPNS Busel yang tidak terpenuhi. Pasalnya, daerah otoritas La Ode Arusani itu diberi jatah oleh pemerintah pusat (KemenPAN RB) sebanyak 428 kuota. “Dari hasil tes ini, panitia seleksi daerah (Panselda) CPNS 2018 akan membuat laporan dan akan diserahkan kepada pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Bupati Busel. Penyerahanya Insya Allah dilakukam secepatnya. Setelah itu, akan ada sikap formal Pemda Busel terkait telah tuntasnya ujian TKD,” paparnya.
“Yaitu menyikapi tentang tidak terpenuhinya sejumlah bagian formasi jabatan dan akan diteruskan ke KemenPAN RB. Selanjutnya apapun yang menjadi keputusan formal Menpan RB, maka itulah yang akan menjadi legalitas formal Pemkab Busel dalam hal tindak lanjut seleksei CPNSD setelah seleksi SKD,” sambungnya.
Meski demikian, pihaknya berharap agar pemerintah pusat dapat mengeluarkan kebijakan yang bisa memenuhi seluruh kuota CPNS Busel. Karena kebutuhan akan pegawai sesuai kuota tersebut sangat diperlukan daerah. “Sebenarnya prosesnya masih pajang, karena kita belum laporkan ke Bupati. Tetapi selaku kepala BKPSDM kita harapkan kuota yang diberikan oleh MenPAN dapat sepenuhnya terisi. Karena semua itu sesuai kebutuhan Pemkab Busel untuk dilakukan penambahan jumlah ASN dalam rangka percepatan pelayanan pemerintah,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar mengungkapkan, setelah Kabupaten Busel pelaksanaan tes akan berlanjut ke Kabupaten Buton. Pihaknya memastikan seluruh komponen penujang pelaksanaan tes dalam keadaan normal alias hambatan berarti.
“Sejak hari ini (kemarin, red) pelamar CPNSButon sudah melaksanakan tes. Karena di hari terakhir tes, Busel hanya tersisa dua sesi. Itupun pada sesi kedua sudah bergabung bersama Kabupaten Buton. Insya Allah sesuai jadwal Buton akan menjalani tes sekitar tiga hari. Kemudian akan dilanjutkan Kota Baubau dan terakhir Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Untuk semua fasilitas pendukung pelaksaan tes CPNS di Baubau dalam keadaan baik,” pungkasnya. (b/ahi)