Berita Terkini
Baubau

Wali Kota Baubau Sebut Faktor Kesehatan Berpengaruh Pada Peningkatan Kualitas SDM

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 9 November 2018 03:04 WIB · 2 menit baca
Wali Kota Baubau Sebut Faktor Kesehatan Berpengaruh Pada Peningkatan Kualitas SDM
Ketua Forum Kota Baubau Sehat, H Masri

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kota Baubau, Sulawesi Tenggara terus berupaya untuk mewujudkan pengembangan dan kemajuan daerah. Salah satunya dengan dikukuhkannya Forum Kota Sehat (FKS) oleh Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, Kamis (8/11/18).

AS Tamrin mengatakan, salah satu aspek pembangunan yang akan sangat menentukan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah faktor kesehatan. Sebagaimana yang telah tertuang dalam visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau yakni mewujudkan Kota Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya dengan misi mewujudkan Baubau sebagai kota maju yang diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Oleh karena itu, saya berharap dukungan dan partisipasi aktif dari Forum Kota Sehat yang bersinergi dengan tim pembina agar benar-benar dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat sebagaimana yang telah digambarkan dalam makna logo Forum Kota Baubau Sehat," kata AS Tamrin di Aula Kantor Wali Kota Baubau.

Disamping itu, poin terpenting adanya pemberian penghargaan Swastisaba kota sehat yakni koordinasi diantara lintas sektor pemerintahan, pemangku kepentingan dan masyarakat yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan dalam pembangunan berwawasan kesehatan dan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Baubau Sehat usai dilantik, H Masri mengatakan,

forum ini dibentuk dalam rangka menciptakan masyarakat dengan pola hidup bersih dan nyaman kemudian tertib pada seluruh kawasan yang ada di Kota Baubau.

Kota Baubau saat ini berfokus pada empat program yang menjadi prioritas. Pertama, menciptakan kawasan pemukiman yang sehat dan bersih termasuk sarana prasarana di pemukiman masyarakat.

Kedua, kawasan pariwisata sebagai kawasan yang menyenangkan. Sehingga masyarakat betah mengunjungi tempat-tempat wisata dengan kondisi yang nyaman, sehat, dan tertib. Ketiga, menciptakan kondisi sosial masyarakat agar dalam berinteraksi diharapkan bisa nyaman dan tertib.

"Keempat, kemudian mereka merasa enak, dan betah tinggal di kota Baubau yang nyaman," ungkap Masri.

Semua unsur terlibat dalam kota sehat ini mulai dari pemerintah, pemerhati kota, ulama, LSM, aktivis lingkungan, IDI, dan komunitas lainnya yang ada di Kota Baubau. Dan tentunya seluruh lapisan masyarakat yang menginginkan Kota Baubau sehat.

Dengan kota sehat ini Masri berharap di setiap kelurahan ada pemberdayaan agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungannya.

"Misalnya terjadi sebuah wabah penyakit segera kita berantas. Kesadaran itulah yang harus ada di dalam masyakarat, sehingga bila terjadi wabah penyakit, masyarakat langsung mengambil tindakan preventif dengan melaporkan langsung pada yang berwenang," terangnya. (Cro1)