Berita Terkini
Sultra

Kolaka Utara Diharapkan Raih Prestasi Terbaik pada Lomba P2WKSS

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 9 November 2018 17:34 WIB · 2 menit baca
Kolaka Utara Diharapkan Raih Prestasi Terbaik pada Lomba P2WKSS
Wabup Kolut, H. Abbas (kanan) mendampingi Tim Penilai lomba P2KWSS di Desa Parung Lampe, Kecamatan Batu Putih

PUBLIKSATU.CO — Desa Parung Lampe dipercaya sebagai perwakilan Kabupaten Kolaka Utara untuk berlomba di peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS).

Nah, kekikutsertaan Kolut, diharapkan bisa meraih kembali prestasi yang pernah ditorehkan sebelumnya. Hal ini sesuai dengan harapan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Sultra, Andi Tenri Rawe Silondae saat membacakan sambutan Gubernur, H. Ali Mazi. Menurutnya, dari jejak data prestasi sejak tahun 2008 hingga 2015, Duta Kolut meraih tiga kali juara III dan dua kali peringkat II. “Kami berharap di 2018 ini bisa kembali meraih prestasi seperti yang sudah dicapai sebelumnya,” katanya, awal pekan ini.

Andi Tenri memaparkan, program P2WKSS diharapkan mempercepat dan meningkatkan peran perempuan baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi serta partisipasi kelestarian lingkungan hidup. Di Sultra, masih terjadi kesenjangan. Partisipasi keterlibatan perempuan di Bumi Anoa juga masih rendah baik di jabatan lembaga eksekutif, legislatif hingga yudikatif.

Sesuai data, jabatan kepala desa, misalnya. Dari 1.726 wilayah, Kades perempuan hanya 196 orang atau 11,36 persen. Sebagai lurah sebanyak 356 orang tetapi kaum hawa hanya 38 orang atau 10, 67 persen serta jabatan strategis di eselon II se-Sultra sejumlah 568 jabatan namun hanya 41 orang perempuan atau 7,2 persen. “Kepada kepala daerah diharapkan dalam penempatan dan pengangkatan jabatan struktural tetap mempertimbangkan asas kesetaraan jender dengan tetap menyesuaikan kompetensi teknis yang dibutuhkan,” ujarnya.

Terkait program P2WKSS tersebut, Wabup Kolut, H. Abbas, mengaku, Tim Penggerak PKK dan jajarannya telah banyak memberi kontribusi dan mengangkat nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. Desa Parung Lampe setidaknya diharapkan mampu jadi terbaik sebagai juara provinsi tahun ini. “Juara adalah bonus dari sebuah perlombaan. Terpenting bagaimana berkelanjutan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan desanya,” tegas Abbas. (c/rus)