Berita Terkini
Sultra

Dana Intensif Pemkot Kendari Naik 100 Persen

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 14 November 2018 15:54 WIB · 2 menit baca
Dana Intensif Pemkot Kendari Naik 100 Persen
Susanti

PUBLIKSATU, KENDARI — Dana Insentif Daerah (DID) menjadi salah satu sumber anggaran tambahan bagi APBD setiap daerah. Besarannya DID setiap daerah bervariasi dan terukur dari penilaian pemerintah pusat atas pengelolaan keuangan daerah. Nah tahun ini, Pemkot Kendari baru saja mendapat kabar dari Kementerian Keuangan bahwa DID untuk 2019 naik dua kali lipat. Semula hanya Rp 16,5 miliar naik menjadi Rp 32 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Susanti mengatakan dana segar dari pemerintah pusat itu datang di waktu yang tepat. Sebab, saat ini pihaknya tengah membahas KUA-PPAS APBD 2019.

“Kita dapat lagi DID tahun ini. Cukup lumayan karena naik 100 persen. Jumlahnya Rp 32 miliar. Tahun lalu hanya Rp 16,5 miliar,” kata Susanti, Senin (12/11/2018)

Peruntukan DID itu lanjut akan dialokasikan pada sektor pelayanan publik, pendidikan dan kesehatan. Hanya saja berapa jumlahnya masing-masing masih belum dipetakan. Dana transfer pusat itu kata dia diberikan berdasarkan penilaian sehatnya keuangan daerah.

“Itu karena kita berhasil pertahankan WTP. Selain itu pembahasan APBD tepat waktu, laporannya juga tepat waktu. Jadi kita dinilai semakin baik dalam tata kelola keuangan,” jelas Susanti.

Adanya DID menambah kekuatan APBD 2019 yang diproyeksi bisa mencapai RP 1,6 triliun. “Kita sudah membahas proyeksi APBD kita. Semula Rp 1,3 triliun tapi belum masuk dana transfer DAU, DAK dan DID itu sehingga yang akan ditetapkan dalam KUA-PPAS nanti sekira Rp 1,6 triliun,” terang Susanti.

Untuk diketahui, persiapan pembahasan APBD 2019 Pemkot Kendari sudah memasuki tahap finalisasi. Rencananya, dalam waktu dekat akan diserahkan ke dewan untuk penyatuan persepsi arah pembangunan. “Intinya itu, kita masih prioritaskan sektor infrastruktur tahun depan,” tutup Susanti. (ely/b)