Neymar Diinginkan Bisa Kembali Merumput di La Liga
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA — Presiden La Liga, Javier Tebas ikut menggoda Neymar agar mau kembali bermain di Liga Spanyol. Ia mengatakan dirinya sangat berharap penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu masih bisa merumput di La Liga selama ia menjabat sebagai presiden liga.
Neymar sebelumnya sudah membantah dirinya tertarik untuk kembali ke La Liga. Akan tetapi, pemberitaan tentang kemungkinan pemain termahal dunia itu bermain kembali di La Liga belum sepenuhnya berakhir.
Kapten tim nasional Brasil tersebut diklaim masih sangat mungkin meninggalkan Paris di tengah pertunjukan luar biasa yang ditampilkan rekannya di PSG, Kylian Mbappe. Dan Barcelona serta Real Madrid tetap disebut sebagai destinasi utamanya saat dia benar-benar sudah tidak bahagia di Ligue 1.
Tebas menegaskan bahwa klub apapun yang diinginkan Neymar di La Liga tidak jadi masalah baginya. Ia bisa ke Madrid ataupun Barca. “Saya ingin bertemu Neymar di Spanyol lagi, saya tidak peduli tim mana,” kata Tebas dikutip dari Barca Blaugranes.
Dengan hengkangnya Cristiano Ronaldo ke Juventus, musim panas lalu, Tebas yang merupakan penggemar berat Real Madrid yakin bahwa saat ini Lionel Messi menjadi sosok terpenting di La Liga. “Ya, kenyataan bahwa Cristiano Ronaldo telah pergi ke Serie A berarti dia lebih penting,” jelasnya.
Tebas sendiri telah menegaskan keinginannya untuk memberi penghargaan atas nama Messi kepada pemain terbaik La Liga. Menurutnya, “Award Messi” pantas untuk menghargai kontribusi La Pulga yang menurutnya tidak bisa ditandingi siapapun.
“Itu akan tergantung pada Leo Messi, tapi saya ingin membuat penghargaan La Liga atas namanya. Jika dia menyelesaikan kariernya di Spanyol, atau sebagian besar, saya tidak percaya ada yang berkontribusi lebih banyak dalam kompetisi ini,” tegasnya.
Dukungan pada wacana menggelar pertandingan Barcelona-Girona di Miami, Amerika Serikat juga dilontarkan Tebas. “Tujuan kami, tentu saja, adalah pertandingan itu dimainkan di luar Spanyol. Tujuan kami adalah bahwa itu akan digelar pada 26 Januari. Saya percaya kami berhak melakukan itu dan kami akan berjuang untuk itu sampai akhir,” ujarnya.
(FIN)