Pansel Kantongi Sembilan Calon Kepala Dinas di Pemkot Kendari, Siapa Saja?

PUBLIKSATU, KENDARI — Proses seleksi calon kepala dinas atau pejabat eselon II lingkup Pemkot Kendari nyaris rampung. Panitia seleksi (pansel) sudah mengantongi sembilan nama terbaik dari hasil seleksi yang digelar sejak akhir September lalu. Sembilan nama itu akan dipilih satu nama untuk setiap jabatan tinggi pratama. Saat ini tiga instansi yang belum memiliki pejabat definitif.
Nama calon pejabat eselon II yang meraih nilai tertinggi dari masing-masing jabatan, kini siap diserahkan kepada Plt.Wali Kota Kendari. Ketua Pansel Pejabat Tinggi Pratama, Indra Muhammad mengatakan tim asesor dari BKN Makassar sudah menyelesaikan tugasnya. Tahap wawancara dan penyusunan karya tulis sudah selesai dan semua mekanisme pemilihan calon kepala dinas itu sudah hampir rampung.
“Sudah selesai, nama-namanya itu sudah ada di sekretariat daerah. Kita masih tunggu Plt. Wali Kota yang masih berada di luar daerah,” ujar Indra Muhammad, Rabu (14/11/2018).
Pj.Sekretaris Kota (Sekot) Kendari itu menambahkan dari sembilan nama yang akan diserahkan nantinya akan dipilih satu terbaik. Tapi, memiliki nilai tertinggi bukan jaminan akan terpilih. Tiga besar dari setiap jabatan memiliki peluang yang sama untuk menjadi pejabat eselon II atau kepala dinas.
“Saya tidak bisa sebutkan nama-namanya. Nanti pimpinan saja yang nilai. Pansel hanya memberikan sembilan nama itu, tiga nama untuk setiap jabatan, karena ada tiga jabatan makanya ada sembilan orang,” jelas Indra Muhammad.
Mantan Kepala BKD Kota Kendari itu memastikan bulan ini tiga kepala dinas terpilih sudah bisa diumumkan bahkan dijadwalkan pelantikannya. Sebab, sesuai jadwal seleksi harus tuntas tahun ini juga. Untuk diketahui tiga jabatan dimaksud yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Kendari yang saat ini dijabat Mahmud Buburanda setelah ditinggal pensiun Faisal Al Habsy.
Lalu, Kepala Inspektorat yang dinahkodai Nahwa Umar setelah ditinggal mendiang Jusuf Jalil pada Februari lalu. Terakhir, jabatan Kepala DLHK yang juga belum definitif. Ketiga dinas itu hingga kini masih dikendalikan oleh pejabat yang berstatus pelaksana tugas. (lyn/b)