29 SMP di Busel Ditarget Gelar UNBK 2019

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Setelah sukses dan spektakuler menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada empat SMP di Busel tahun 2018 ini, Dinas Pendidikan Busel menargetkan 29 atau seluruh SMP di Busel akan serentak menggelar UNBK tahun 2019 mendatang.
Dinas Pendidikan Busel sebagai instansi teknis yang memiliki kewenangan soal pendidikan memberikan jaminan pelaksanaan UNBK sistem online digelar secara serentak.
Kepala Dinas Pendidikan Busel, Drs La Makiki MPd mengaku, saat ini sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan UNBK itu sementara dipersiapkan di seluruh sekolah di Busel. Pihaknya juga berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan UNBK berjalan sukses 2019 mendatang.
"Kita harus biasakan. Kedepan juga kita rencanakan untuk UNBK SD akan digelar, mengingat pendidikan saat ini sudah berbasis teknologi informatika. Apalagi tes CPNS maupun lamaran pekerjaan lain sudah berbasis komputer, makanya sejak saat ini kita siapkan generasi kita untuk berkompetisi," kata La Makiki kepada media ini ditemui di kantornya, awal pekan ini.
Ia menjelaskan, yang sementara dipersiapkan saat ini adalah infrastruktur jaringan dan komputer. Untuk beberapa sekolah saat ini tengah melakukan pengadaan dan penambahan fasilitas laptop atau komputer untuk sarana pelaksanaan UNBK. Sementara untuk jaringan internet, saat ini sementara dibangun jaringan tower Internet di Siompu, Siompu Barat dan Kadatua. Sedangkan di wilayah Sampolawa, Lapandewa sudah agak membaik kualitas jaringannya, begitun di ibu kota Busel. Minus Batuatas yang masih terkendala. Namun pihaknya masih mengupayakan bantuan internet dari pemerintah pusat.
Mantan Kepala Balitbang Busel ini menambahkan, pembangunan suatu daerah itu bukan hanya dari sisi infrastruktur saja, namun peningkatan pembangunan kualitas SDM juga merupakan bagian pembangunan yang menjadi skala prioritas untuk dimaksimalkan dan digenjot.
Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan kualitas pendidikan di Busel ke depan menjadi tanggung jawab untuk ditingkatan. Karena itun ia membutuhkan kerja sama semua elemen masyarakat khususnya para generasi untuk terus giat belajar dan mengasah diri. (aga)