Berita Terkini
Nasional

Waspada, Jutaan Ancaman Siber Serbu Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Heri · Kamis, 22 November 2018 23:30 WIB · 2 menit baca
Waspada, Jutaan Ancaman Siber Serbu Indonesia

PUBLIKSATU, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Marsma TNI Asep Chaerudin mengatakan, pihaknya tidak bisa memastikan keamanan 100 persen server siber di Indonesia. Pasalnya, ancaman siber selalu datang, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Jumlahnya jutaan (ancaman per tahun) baik dari dalam maupun luar negeri ada. Ancaman-ancaman seperti itu tetap ada," kata Asep di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (22/11).

Asep menjelaskan, bentuk ancaman siber yang masuk bisa melalui Dos, Malware hingga Trojan. Mereka juga bisa menyerang ke sektor pemerintah dan bisa ke sektor ekonomi.

Asep menyebut, ancaman siber itu bertujuan menyasar sektor politik Indonesia. Sehingga Indonesia dinilai menjadi sasaran empuk ancaman siber.

"Indonesia itu sebetulnya potensi mengancam dan diancam itu besar sekali. Kenapa? 143 juta penduduk indonesia itu sebagai pengguna dari internet. Oleh karena itu kemungkinan ancaman itu besar banget," ucap Asep.

Asep pun menuturkan, pada perhelatan Pemilu 2019, ada kecenderungan lawan politik menggunakan siber untuk menjatuhkan lawan atau kepentingan lainnya.

"Kemudian pengalihan dari kebijakan politiknya, kemudian merusak dari nama baik dari lawan politik, hal-hal seperti itulah yang umum seperti itu," tegas Asep.

Oleh karenanya, pemerintah bekerjasama dengan sejumlah komunitas dan penyedia layanan internet hingga media sosial untuk mencegah ancaman siber tersebut. Setiap ancaman baik besar dan kecil bakal menjadi wanti-wanti bagi pemerintah.

"Kita berusaha untuk mengamankan.Tapi tidak ada yang bisa menjamin 100 persen bahwa di dunia ini dengan teknologi apapun bisa menjamin keamanannya itu. Tetapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan pemilu ini," pungkasnya. (rdw/JPC)