Pekalape Baubau Selenggarakan Aksi Peduli Lingkungan, Literasi dan Ekonomi Kreatif

PUBLIKSATU, BAUBAU -Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Kanakea Lentera Pembaharu (PEKALAPE BAUBAU) mengadakan kegiatan bertajuk Pekalape Community Gathering : Aksi Peduli Lingkungan, Literasi dan Ekonomi Kreatif pada Minggu, 25 November 2018, bertempat di Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kota Baubau.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang, termasuk anak-anak dan para pelaku ekonomi kreatif.
Untuk peduli lingkungan, masyarakat bersama membersihkan pinggiran sungai dari kawasan Jembatan Gantung sampai ke Jembatan Tengah.
Untuk aksi Peduli Literasi, kegiatan Pekalape ini juga turut didukung oleh Dinas Perpustakaan dengan menyediakan mobil perpustakaan sehingga menambah koleksi perpustakaan mini yang dibentuk oleh Pekalape. Dan untuk aksi Ekonomi Kreatif, dipamerkan beberapa kuliner dan kerajinan tangan masyarakat Kanakea yang diharapkan dapat memiliki nilai jual dan dapat dipasarkan lebih luas.
Ketua Pekalape Baubau, Arief Budianto Gavoer dalam sambutannya menyampaikan bahwa tiga aksi ini yaitu aksi Peduli Lingkungan Peduli Literasi dan peduli Ekonomi Kreatif merupakan tiga poin yang menjadi perhatian besar dan menjadi agenda wajib Pekalape Baubau.
"Bahwa isu lingkungan menjadi penting karena kawasan Kanakea adalah kawasan pesisir sungai di mana saat ini mulai tercemar oleh aktivitas masyarakat yang membuang limbah di sungai. Aksi Peduli Lingkungan ini berusaha menyentuh masyarakat agar dapat terlibat secara aktif dalam upaya menjaga sungai sehingga ke depan sungai di wilayah Kanakea menjadi layak untuk berbagai kegiatan termasuk kegiatan bermanfaat secara ekonomis," ungkapnya.
-
Buku yang disiapkan Pekalape Baubau dalam Aksi Literasi
Arief menjelaskan, aksi peduli literasi berusaha mengajak masyarakat untuk meningkatkan minat baca buku karena saat ini minat membaca buku makin tergerus dan terpinggirkan oleh kebiasaan masyarakat yang lebih memilih informasi instan di internet yang belum jelas kebenarannya.
Sementara untuk aksi peduli ekonomi kreatif berusaha mengajak dan menggugah masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk ekonominya agar menjadi lebih bernilai dan dapat dipasarkan lebih luas.
Dalam kegiatan ini, panitia menyediakan air minum dalam wadah galon isi ulang untuk meminimalisir penggunaan gelas dan botol pastik.
Dalam kegiatan juga dipamerkan berbagai kerajinan tangan masyarakat Kanakea serta dimeriahkan oleh Senam Zumba secara massal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. (***)