Dinsos Baubau Gagas FGD Sasar Tiga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Baubau menggelar Focus group discussion (FGD), Senin (26/11/18) dengan menyasar tiga penyandang masalah kesejahteraan sosial yakni wanita pria (waria), pekerja seks komersial (PSK) dan penyandang HIV/AIDS.
Giat ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. Juga menghadirkan tiga narasumber yakni Kementerian Agama, LSM Laha yang khusus menangani penyuluhan AIDS dan Aisyah mitra Dinsos dalam penanganan tuberkulosis di Baubau.
"Tergetnya ada tiga penyandang masalah kesejahteraan sosial yang pertama kaum minoritas atau lebih dikenal dengan waria, kemudian yang kedua itu adalah PSK, kemudian yang ketiga adalah penyandang penyakit HIV AIDS, itu juga termasuk PMKS," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Lia Amalia usai FGD di salah restoran Baubau.
"Kami bersama dinas kesehatan mengadakan pemeriksaan rutin, jadi pemeriksaan AIDS sekaligus sipilis," imbuhnya.
Pihaknya menargetkan pemeriksaan HIV/AIDS akan dilakukan setiap enam bulan sekali dengan bekerja sama LSM Laha dan Dinas Kesehatan kota Baubau kepada kelompok-kelompok yang dianggap rentan terinfeksi.
"Hasilnya besok sebenarnya sudah bisa diketahui," akunya.
Guna meminimalisir penderita HIV/AIDS, Dinsoaa tidak berupaya melakukan pendataan. Dengan itu, pergerakan penyebaran salah satu virus mematikan tersebut dapat langsung diketahui oleh Dinas Sosial. (Cro1)