Awal Desember DKP Busel Salurkan Ganti Rugi Perahu
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Tuntutan ganti rugi perahu dan kompensasi berupa uang oleh warga Kecamatan Siompu sedikit ada angin segar. Pasalnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Busel memastikan ganti rugi perahu sudah disiapka. Tinggal disalurkan.
Sebelumnya warga Siompu menggelar aksi boikot jalan lintas Siompu dan Siompu Barat. Akibatnya arus utama jalur darat lumpuh total beberapa waktu lalu. Beberapa hari kemudian warga Siompu menggelar aksi unjuk rasa di ibukota Batauga dengan tuntutan yang sama.
Buntutnya berakibat blunder, tuntutan warga itu meminta janji yang diutarakan Plt Bupati Arusani kepada warga yang akan menggantikan kapal yang rusak sebanyak 69 unit dan kompensasi Rp 200 ribu perhari selama dua bulan. DKP Busel putar haluan diduga seharusnya perahu yang awalnya diperuntukkan lain dialihkan untuk ganti rugi perahu rusak. Pengrusakan perahu nelayan itu akibat konflik perbatasan yang bermuatan politis.
Kabid Perikanan Tangkap, Nafiruddin mengakui dalam waktu dekat ini kapal itu akan segera direalisasikan alias disalurkan kepada warga yang berhak atas ganti rugi perahu itu. Pernyataan itu disampaikan
saat berdialog dengan pengunjukrasa, Senin (26/11) lalu.
"Paling lama tanggal enam Desember ini kita sudah salurkan, kapal-kapal tersebut sudah sampai pada seluruh korban," janjinya.
Nafirudin juga mengakui, rencana awal bantuan kapal tersebut sebenarnya akan disalurkan di kecamatan lain di Busel. Hanya saja pemerintah menilai Siompu lebih diprioritaskan agar bisa meredam konflik peebatasan yang berkepanjangan.
Jumlahnya sekitar 67 unit untuk masyarakat nelayan di Buton Selatan. Namun akibat konflik itu perahu itu dialihkan peruntukannya."Sebenarnya kapal itu tidak diperuntukkan masyarakat siompu, melainkan masyarakat Busel sebanyak 67 unit," ujarnya.(aga)