Berita Terkini
Nasional

Gantikan Dahnil Anzar, Cak Nanto Diyakini Netral dari Kepentingan Politik

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 29 November 2018 21:48 WIB · 2 menit baca
Gantikan Dahnil Anzar, Cak Nanto Diyakini Netral dari Kepentingan Politik
Sunanto akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022.

PUBLIKSATU, Sunanto atau nama bekennya Cak Nanto terpilih menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022. Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Raja Juli Antoni mengatakan, ‎kemenangan Cak Nanto ini telah membuktikan kemenangan kubu kultural di Muhammadiyah yang selama ini berusaha menjaga agar Muhammadiyah agar tetap berdiri pada khittahnya.

"Yakni sebagai gerakan dakwah yang menjaga jarak yang sama dengan partai politik dan para kandidat yang bertarung di arena politik," ujar Antoni dalam keteranga tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (29/11).

Antoni meyakini, Cak Nanto seperti halnya Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir yang menjaga netralitas ormas yang dipimpinnya dari kepentingan politik.

"Yakni seperti Pak Haedar akan menjaga Muhammadiyah dari intervensi kepentingan politik," katanya.

Calon yang diusung Dahnil, Ahmad Fanani dalam pemilihan ketua umum tersebut terbukti tidak mendapat suara signifikan dalam pemilihan.

"Ini adalah hukuman bagi Dahnil Simanjuntak yang mengendarai Pemuda Muhammadiyah secara ugal-ugalan, menyeret-nyeret Pemuda Muhammadiyah ke lingkaran politik praktis untuk kepentingan personal dirinya," pungkasnya.

Sekadar informasi, Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah telah memilih Sunanto atau biasa disapa Cak Nanto sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2018-2022).

Sunanto dengan demikian terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak yang telah habis masa jabatan.

Adapun Sunanto memperoleh 590 suara, mengungguli Ahmad Fanani dengan 266 suara, Ahmad Labib 292 suara, Andi Fajar Asti 0 suara, Faisal 2 suara, dan Muhammad Sukron 2 suara.‎

(gwn/JPC)