Baubau dan Buton 'Berebut' Tuan Rumah Porprov Sultra XIV

PUBLIKSATU, Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di Kolaka. Salah satu gelaran olahraga empat tahunan ini dibuka awal Desember ini.
Pada event tersebut, sebanyak 17 kabupaten/kota akan turut andil memperebutkan posisi yang terbaik dengan perolehan medali.
Menariknya, meski kegiatan ini belum berakhir, namun sudah ada beberapa daerah yang ingin menjadi tuan rumah Porprov 2022. Misalnya saja Kota Baubau dan Kabupaten Buton.
Kota Baubau
Baubau selain menargetkan masuk lima besar perolehan medali di Porprov 2018, juga punya ambisi besar. Kota dengan sebutan negeri Khalifatul Khamis ini ingin merengkuh status tuan rumah pada Porprov XIV tahun 2022.
Optimisme ini dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau, La Ode Darusalam.
“Dan ini memang kayaknya kena, karena dari daratan yang sebelumnya, berpindah ke tuan rumah di daerah kepulauan. Kita berjuang semaksimal mungkin,” kata Darusalam kepada wartawan di Kantor DPRD Baubau, Kamis (28/11/18).
Untuk mewujudkan itu, Pemkot Baubau terus berupaya melakukan pembenahan baik infrastruktur maupun sarana dan prasarana lainnya.
“Dengan kita melaksanakan Porprov pasti ada bantuan dari pemerintah-pemerintah daerah, Pemprov Sultra dan pemerintah kita juga tentunya,” ungkap Darusalam.
Kabupaten Buton
Bupati Buton, La Bakry menyatakan sikap untuk siap menjadi tuan rumah pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara ke-XIV tahun 2022 mendatang.
Menurut La Bakry, ajang Porprov bukan saja merupakan wadah untuk mengukir prestasi akan tetapi merupakan jembatan bagi pemerintah daerah untuk bisa mengambil peran dalam mempersiapkan sarana dan prasarana olahraga bagi daerah.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Buton telah menyatakan sikap untuk siap menjadi tuan rumah pekan olahraga provinsi Sulawesi Tenggara yang ke XIV tahun 2022, ini merupakan momen yang harus kita raih,” tegas La Bakry saat melepaskan ratusan atlet Buton menuju Kolaka di halaman Kantor Bupati Buton, Sabtu (1/12/18).
Menurut La Bakry pernyataan ini tentu bukan sikap yang mudah akan dihadapi, namun kata dia inilah saatnya pemerintah Kabupaten Buton harus berani bergerak maju, bekerja keras, bahu membahu dan pantang menyerah demi kemajuan Buton. (Mo1/Cro1)