Berita Terkini
Olahraga

Ratusan Pemuda yang Halau The Jak Mania Berhasil Dibubarkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 1 Desember 2018 17:49 WIB · 2 menit baca
Ratusan Pemuda yang Halau The Jak Mania Berhasil Dibubarkan
Pasukan Brimob yang disiagakan untuk pengamanan di lokasi

PUBLIKSATU, SURABAYA - Ratusan pemuda mengepung Stasiun Gubeng lama dan baru, Sabtu dinihari (1/12) pukul 00.30.

Ratusan pemuda yang tidak diketahui penggeraknya ini diduga mengepung stasiun untuk menghalau rombongan suporter Persija Jakarta, The Jak Mania, yang dijadwalkan datang pada Sabtu dini hari tersebut.

Mereka memadati jalan tersebut hingga akhirnya berhasil dibubarkan oleh anggota Polrestabes Surabaya.

Mereka yang kebanyakan masih usia belasan tahun tersebut tiba-tiba datang menyerbu Stasiun Gubeng lama dan baru. Tanpa ada aba-aba mereka mengepung stasiun hingga sampai bawah viaduk di Jalan Gubeng Pojok.

Bahkan di sepanjang jalan Stasiun Gubeng penuh dengan pemuda hingga berjaga di perlintasan rel kereta api Jalan Nias. Beberapa dari mereka membawa batu dan kayu.

"Mereka bertujuan menghalau suporter Persija Jakarta (The Jak Mania)," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan yang turun ke lokasi.

Polisi yang mengetahui aksi ini sigap menghalau mereka. Sekitar 30 menit suasana di lokasi sudah kondusif. Pemuda yang tadinya berkerumun sudah dibubarkan.

Beberapa bekas batu sisa-sisa kejadian tampak berceceran di perlintasan rel kereta api di Jalan Nias. Dua kompi kepolisian juga disiagakan di stasiun tersebut.

Namun, Kombes Pol Rudi mengatakan bahwa para pemuda itu bukan dari Bonek, suporter Persebaya. Ia mengaku, selama menghalau ratusan pemuda tersebut malah dibantu teman-teman Bonek.

Bahkan, mereka ikut stand by melakukan penjagaan di Stasiun Gubeng. "Mereka kelompok yang memang sengaja hendak mengganggu keamanan di Surabaya. Kami wajib menghalau mereka," tuturnya.

Suporter Persija Jakarta memang dijadwalkan datang di Surabaya menggunakan kereta api pada pukul 00.30 dan 04.30.

Mereka transit di Stasiun Gubeng untuk transit melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api ke Banyuwangi menuju Bali mendukung tim kesayangannya yang akan berlaga melawan Bali United.

Akibat kejadian ini, kedatangan kereta api pertama di Stasiun Gubeng sementara diberhentikan di Stasiun Pasar Turi Surabaya. "Sudah jadi tugas kami melakukan pengamanan ini," tegasnya.(gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)