HDI, Penyandang Disabilitas di Batam Dapat Bantuan Usaha

PUBLIKSATU, Hari Disabilitas Internasional (HDI) diperingati setiap tanggal 3 Desember. Sebagai perhatian terhadap penyandang disabilitas, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam sudah memiliki program bantuan usaha. Setiap tahun, ada 10 keluarga terpilih yang mendapat bantuan masing-masing senilai Rp 4,5 juta.
Kepala Dinsos Kota Batam Hasyimah mengatakan, program ini sudah berjalan sejak lima tahun terakhir. Dengan bantuan tersebut, diharapkan bisa menjadi pemantik agar para orang tua yang memiliki anak dengan keistimewaan bisa terus survive. Pada akhirnya mereka mampu menciptakan jalan hadirnya pemasukan bagi keluarga.
"Kami perhatikan bagaimana ekonomi mereka. Bagaimana mereka bisa maju dengan tetap merawat anak-anak yang berkebutuhan khusus," kata Hasyimah ketika ditemui di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Batam, Senin (3/12).
Selain itu, Dinsos juga memberikan bantuan lain dalam bentuk sembako. Pembagiannya berdasarkan waktu-waktu tertentu. Dengan berbagai bantuan itu, Hasyimah berharap sekitar 900 orang disabilitas di Kota Batam bisa merasakan kemudahan tersebut.
Tidak hanya itu, pemerintah di tingkat pusat juga memberikan bantuan tunai kepada anak penyandang disabilitas senilai Rp300 ribu. Untuk Batam sendiri, setiap tahunnya ada 21 anak yang mendapatkan bantuan ini.
Lebih jauh, Dinsos juga tidak hanya berkontribusi pada kebutuhan material disabilitas. Lebih dari itu, ada niat baik lain dalam bentuk menghadirkan keterampilan bagi para disabilitas. Dengan begitu akan bisa memberikan peluang lebih baik bagi disabilitas di masa mendatang.
"Banyak orang buta kami berangkatkan latihan memijat, kami kirim ke Bandung untuk pelatihan. Setelah itu, mereka kembali dan bisa bekerja sesuai dengan keahliannya," tambahnya.