Berita Terkini
Busel

Seleksi Terbuka, Selera Arusani

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 3 Desember 2018 15:01 WIB · 3 menit baca
Seleksi Terbuka, Selera Arusani
ILUSTRASI LELANG JABATAN

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Delapan jabatan pimpinan tinggi pratama (Pejabat eselon II) Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dilakukan seleksi terbuka. Seleksi berlangsung sengit. Akhir tahun 2018 ditargetkan akan diumumkan tiga nama setelah mendapatkan rekomendasi KASN yang akan disetor ke Bupati.

Siapa yang beruntung, semua kewenangan ada ditangan Plt Bupati H La Ode Arusani. Penentuan delapan jabatan eselon II itu akan ditentukan sebelum 2019. Jabatan yang diseleksi ada delapan. Saat ini jabatan yang kosong itu masih diduduki pejabat sementara. Delapan jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan dilakukan seleksi jabatan yakni BKPSDM, Dinkes, DKP, Sekwan, Pariwisita, PTSP, Kesbang dan Naketrans.

Asisten III Setkab Busel, La Asari mengatakan, penentuan delapan pejabat eselon II itu sesuai hasil seleksi terbuka. Penentuannya siapa yang beruntung itu kewenangan Plt Bupati. Pansel hanya menilai merekomendasikan tiga nama yang layak.

Asari mengungkapkan, yang mengikuti seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama saat ini ada sebagian sudah pernah mengikuti seleksi jabatan sebelumnya untuk jabatan eselon II lingkup Pemkab Busel. Ia memastikan seleksi terbuka pejabat eselon II saat ini dipastikan akan bersaing secara ketat dan cukup kompetitif.

Hanya saja semua kembali ke Plt Bupati Busel karena yang memiliki kewenangan adalah Bupati yang menentukan. Pansel hanya merekomendasikan sebagai penyelenggara sesuai ketentuan selanjutnya diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapat rekomendasi dari tiga nama. Selanjutnya Bupati memilih satu nama dari calon JPTP yang terbaik sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Jadi dari 50 orang yang sudah mengembalikan dokumen itu belum tentu bisa memenuhi syarat. Karena akan diseleksi Pansel sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Sekretaris Pansel seleksi terbuka JPTP Busel ini.

Pansel mensortir satu persatu calon pejabat eselon II sesuai prinsip berintegritas, profesional, sesuai kompetensi dan mumpuni.

Sementara itu Sekda Busel La Siambo mengatakan, seleksi calon kepala OPD lingkup Pemkab Busel akan digelar secara selektif mungkin. Sehingga dapat menghasilkan kepala OPD yang profesional sesuai kompensi ilmu dan jabatan yang dilamarnya.

Ia menjelaskan tahapan seleksi sudah masuk tahapan penilaian Pansel. Tahapan asesment kerja sama dengan Polri sudah tuntas.

"Kita akan lebih selektif dan objektif mungkin menilai, selanjutnya kita serehkan tiga nama yang layak untuk dipilih satu nama oleh Bupati sesuai kewenangannya," kata Ketua Pansel ini.

Dikatakan, sebenarnya yang mendaftar itu sebanyak lebih dari 50 orang namun yang mengikuti asesmen kerja sama Polri hanya 48 orang.

"Jadi yang dipilih nanti bukan karena urutannya, yang jelas tiga nama itu semua memenuhi syarat. Tapi yang dipilih hanya satu nama sesuai keinginan Bupati. Karena ini hak prerogatif Bupati yang menentukan kabinet yang membantu dalam mewujudkan visi dan misinya," ujarnya.

Mantan Kepala BPMD Busel ini menjelaskan nilai calon PJPT sesuai tahapan akan dilakukan penilaian perpoin. Calon peserta akan lolos direkomendasikan sesuai poin yang dikumpulkan saat seleksi.

Ia berharap seleksi jabatan eselon II ini berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan demikian dapat menghasilkan pejabat eselon II yang maksimal pula. Pejabat eselon II sesuai dengan kompetensi ilmu jabatanya. Sehingga dapat menjabarkan visi dan misi program akselerasi percepatan Pembangunan Busel Beradat.(aga)