Berita Terkini
Nasional

Kondisi Perairan Kepri Masih Mengkhawatirkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 4 Desember 2018 16:24 WIB · 2 menit baca
Kondisi Perairan Kepri Masih Mengkhawatirkan
Ilustrasi gelombang tinggi

PUBLIKSATU, Gelombang tinggi terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi serupa diperkirakan masih terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Peningkatan tinggi gelombang bahkan diperkirakan menyebar ke daerah lain di Kepri.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam memperkirakan, tinggi gelombang di wilayah Anambas dan Natuna mencapai 2 meter. Sementara di Kota Tanjungpinang yang ketinggian gelombang sebelumnya berada di bawah satu meter, kini mengalami peningkatan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam Nizam Mawardi menjelaskan, peningkatan tinggi gelombang cukup mengkhawatirkan untuk aktivitas kelautan. Terutama di perairan di Anambas dan Natuna.

”Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau berhati-hati. Apalagi jika terjadi hujan, bisa mempengaruhi jarak pandang dan peningkatan tinggi gelombang signifikan. Bisa dua kali lebih besar,” kata Nizam, Selasa (4/12).

Untuk kondisi cuaca, wilayah Kepri diprediksi berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini terjadi karena adanya pola sirkulasi udara tertutup (eddy) di wilayah Kepri. Sehingga menyebabkan penumpukan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan-awan konvektif.

Untuk wilayah Batam akan diguyur hujan pada siang harinya. Sedangkan di enam kabupaten kota lain, hujan akan terjadi pada siang dan malam hari.

(bbi/JPC)