Berita Terkini
Busel

KPHP Lakompa Salurkan Bantuan Mesin Pemecah Kemiri untuk Petani

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 4 Desember 2018 13:18 WIB · 2 menit baca
KPHP Lakompa Salurkan Bantuan Mesin Pemecah Kemiri untuk Petani
La Mberi

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sebanyak 12 unit mesin pemecah kemiri bakal segera diserahkan kepada masyarakat kelompok petani kemiri di Kabupaten Buton Selatan (Busel). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi enam kelompok tani, masing-masing kelompok mendapatkan dua unit mesin.

Kepala KPHP Lakompa, La Mberi mengatakan, mesin pemecah kemiri itu untuk percepatan produksi kemiri bagi petani di Busel. Pasalnya, selama ini sebagian besar petani kemiri di Busel masih menggunakan produksi secara sederhana atau manual. Hasilnya pun minim.

Bantuan ini bersumber dari BPHP Makassar tahun anggaran 2018. "Untuk penyerahannya kepada kelompok tani, saya masih melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Buton Selatan. Potensi kemiri di Busel ini cukup memadai. Hanya kendalanya, petani kesulitan dalam proses memproduksi. Makanya kita bantu untuk menambah secara ekonomi penghasilan dan jumlah produksi kemiri lebih banyak lagi," katanya ketika dikonfirmasi, kemarin.

Untuk menjawab persoalan itu, KPHP Lakompa mengusulkan bantuan itu di BPHP Makassar. "Alhamdulillah direalisasikan saat ini. Kita juga sementara usulkan penggilingan jagung," katanya.

Ia menguraikan, proses penyerahan mesin pemecah kemiri ini dari KPHP Lakompa akan diserahkan kepada Pemkab. Selanjutnya Pemkab akan menyerahkan kepada kelompok tani.

Lebih jauh La Mberi menjelaskan, potensi kemiri di Busel memang cukup banyak, terutama di Kelurahan Majapahit dan beberapa desa lainnya. Ia berharap para petani ini dapat mengembangkan produksi lebih banyak lagi dengan adanya bantuan alat itu. Selama ini memang kemiri ini belum dikembangkan secara maksimal.

Dengan adanya alat pemecah kemiri itu diharapkan dapat menambahkan penghasilan para petani kemiri di wilayah Busel. Sebab, para petani masih mengandalkan produksi manual. Bahkan ada yang dijual secara gelondongan. Untuk menambah penghasilan secara ekonomi, KPHP membantu peralatan produksi.

"Kalau sudah pake mesin, nilai jualnya juga akan berbeda, jumlah produksinya juga akan lebih banyak. Ini juga ada kaitannya ekonomi kreatif," tutupnya. (aga)