Setiap Hari Dua Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Jakarta Utara

PUBLIKSATU, UPK Badan Air terus pengangkatan sampah dari Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara. Tak tanggung-tanggung setiap harinya sebanyak 2 ton sampah diangkut dari badan sungai itu.
Wakil Pemantau UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan Robiulla membenarkan, volume sampah di Kali Gendong cukup banyak. Ia menyebutkan sampah yang diangkut setiap harinya mencapai 150 kubik atau setara dengan 2 ton.
"Di situ seharian saja bisa sampai 150 kubik, kalau tonase satu itu kan 2 ton. Kemarin kami adain juga grebek sampah di sana," ungkap Robiulla pada JawaPos.com Selasa (4/12).
Kendati demikian, sampah yang menumpuk di kawasan Kali Gendong itu masih belum bisa tuntas tertangani. Pasalnya sampah banyak yang tersangkut di tiang-tiang penyangga rumah semi permanen warga yang berdiri di atas sungai.
"Kendalanya ada dibangunan rumah warga itu. Sampahnya kan ada di kolong-kolong rumah, di tiang rumah semi permanen gitu kan. Ada yang terbuat dari bambu atau dolken. Kalau kita ambil (sampah), ya resikonya fatal," jelas Robilulla.
Sementara pihaknya tidak bisa bertanggung jawab dan tidak mau mengambil risiko rumah ambruk saat sampah dibersihkan. Ia menuturkan memang masalah yang paling sulit ditangani, ada pada bangunan rumah warga yang berdiri di atas Kali Gendong tersebut.
"Untuk itu kita enggak bisa bertanggung jawab. Kendala yang paling parah di rumahnya itu," ucapnya.
Robiulla juga menerangkan, pihaknya hanya bisa mengerjakan penanganan sampah di kawasan tertentu pada Kali Gendong. Karena masih banyak rumah warga yang menghalangi pekerjaannya dalam
penanganan sampah di kawasan tersebut.
"Kira-kira perjembatan dari ujung ke sini ada sepuluh jembatan tuh, paling yang bisa kita kerjain yang bebas lahannya saja," jelasnya.
(dik/JPC)