Diwarnai Gagal Formasi Terjun Payung, Pembukaan Porprov Sultra Tetap Meriah

PUBLIKSATU, KOLAKA - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra XIII resmi dibuka pada Rabu (5/12). Kegiatan olahraga terbesar di Sultra itu ditandai pembukaannya oleh Gubernur Sultra Ali Mazi, di Stadion Gelora, Lalombaa, Kolaka.
Seremoni pembukaan berlangsung meriah, dan diisi berbagai pertunjukkan dan atraksi, seperti tari kolosal yang melibatkan 1.300 siswa/siswi, devile daerah peserta, marching band IPDN, hingga aksi formasi terjun pasukan khas TNI AU.
Kemeriahan pembukaan Porprov sangat terasa hingga di luar stadion tempat pelaksanaan seremoni, sehingga sempat menyebabkan kemacetan. Sayangnya, kemeriahan pembukaan Porprov sempat pula diwarnai kegagalan formasi oleh 10 penerjun TNI AU dari dua Sorti penerjunan.
Untuk diketahui, dari 23 orang yang dipersiapkan terjun dan mendarat di lokasi pembukaan Porprov, 10 orang diantaranya gagal ke luar dari pesawat karena terjadi gangguan pada parasut mereka. Kegagalan ke-10 penerjun tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada formasi udara yang telah direncanakan sebelumnya.
Penanggungjawab penghubung atau Liaison Officer (LO) atraksi terjun payung Porprov Sultra, Ismail Bella mengakui adanya kegagalan teknis dalam proses penerjunan.
"Kita sudah tanyakan ke Kendari (Lanud Haluoleo), rupanya ada 10 parasut yang terbuka dalam pesawat sebelum mereka terjun, itu karena tipe parasut yang mereka gunakan itu pada ketinggian tertentu akan membuka dengan sendirinya," terang Ismail, saat dihubungi melalui Ponsel, sore kemarin.
Ditambahkan Ismail, parasut yang dipakai saat atraksi penerjunan akan membuka dengan sendirinya ketika pesawat CN 295 terbang di bawah 2700 feet.
"Nah, saat itu pesawat terbang di ketinggian 1600 feet karena pilot melakukan manuver sambil menunggu kedatangan gubernur di panggung kehormatan, jadi otomatis langsung terbuka parasut itu," terang Ismail.
Akibat kegagalan 10 orang penerjun, beberapa formasi akhirnya gagal dipertontonkan, termasuk logo dan bendera beberapa daerah peserta Porprov.
"Formasi terjun itu mengikutkan 23 penerjun yang menggambarkan jumlah daerah peserta, lambang KONI, angkatan udara, Pemprov Sultra, dan Antam," tambah Ismail.
Meski gagal memenuhi rencana formasi penerjunan, namun Ismail menegaskan, secara umum seremoni pembukaan Porprov XIII berlangsung baik dan sukses. (m6)