Berita Terkini
Internasional

Warga Kuba Nikmati Internet Seluler Untuk Pertama Kalinya

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 6 Desember 2018 20:17 WIB · 2 menit baca
Warga Kuba Nikmati Internet Seluler Untuk Pertama Kalinya
Ilustrasi internet seluler

PUBLIKSATU, Warga di Kuba segera mendapat akses internet dari ponsel mereka untuk pertama kalinya setelah pemerintah mengumumkan akan meluncurkan layanan 3G. Dilansir dari The Independet pada Rabu (5/11), Presiden Perusahaan Telekomunikasi Negara, Mayra Arevich mengumumkan di televisi pada Selasa malam kalau layanan yang lama ditunggu akan dimulai pada hari Kamis (6/11).

Kuba adalah salah satu negara terakhir di Bumi untuk bergabung dengan internet seluler. Sebelumnya, masyarakat Kuba hanya bisa online melalui koneksi tetap ke rumah mereka dari tahun lalu. Rezim pemerintahan Kuba juga telah membuka kafe internet milik negara sejak 2013 dan hotspot wifi di tempat umum sejak 2015.

Sementara layanan seluler 3G akan membuka internet untuk menjelajah di lebih banyak tempat di seluruh pulau. Itu akan di luar jangkauan bagi sebagian besar orang Kuba.

Seorang warga Havana, Joaquin Montiel, menyambut baik perkembangan itu tetapi mengatakan, harga paket internet akan tetap terlalu mahal baginya. "Sudah waktunya ini menjadi kemungkinan bagi orang Kuba juga," katanya kepada ABC News. "Tetapi untuk beberapa orang, seperti saya, itu masih jauh."

Guillermo Diaz, 38 tahun, secara teratur memakai hotspot publik untuk melakukan obrolan video dengan keluarganya di AS. Ia mengatakan, ini sangat baik untuk dapat terhubung ke web dengan kenyamanan yang lebih besar.

Pihak berwenang Kuba telah mencoba untuk meningkatkan konektivitas, terutama sejak Presiden Miguel Diaz Canel menggantikan Raul Castro, saudara dari pemimpin revolusioner Fidel, pada bulan April. Dia juga membuka akun Twitter dan rajin mengupdate cuitan di twitter pada bulan Oktober.

Korea Utara, negara otoriter lain yang secara ketat mengontrol akses internet, hanya mengizinkan warganya untuk menelusuri intranet nasional yang penuh dengan halaman yang diperiksa oleh rezim.

(ina/JPC)