Berita Terkini
Sultra

Porprov Sultra, Cabor Dayung Perebutkan 129 Medali

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 7 Desember 2018 15:33 WIB · 2 menit baca
Porprov Sultra, Cabor Dayung Perebutkan 129 Medali

PUBLIKSATU, KENDARI - Pada ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sultra XIII di Kolaka, cabang olahraga (Cabor) dayung memperebutkan 129 medali. Rincian, 43 emas, 43 perak dan 43 perunggu. Para atlet yang bakal bersaing adalah perwakilan dari 11 kabupaten/kota, yakni, Buton, Baubau, Wakatobi, Buton Utara (Butur), Muna, Muna Barat (Mubar), Kota Kendari, Konawe Selatan (Konsel), Konawes Utara (Konut), Kolaka dan Kolaka Utara (Kolut).

"Untuk hari ini, adalah masuk dalam babak penyisihan untuk nomor perlombaan kaya, kano dan rowing. Insyaallah besok pagi masuk pada final kaya kano," ungkap Muhammad Ilham Haspa, Pengurus KONI Sultra Kordinator Divisi Dayung, Kamis (6/12).

Ilham mengatakan, untuk Cabor dayung dimulai tanggal 6-13 Desember 2018 mendatang. "Untuk peralatan lomba dayung sendiri, kami dibantu dari pihak Pemda Butur dan Pemda Muna. Alhamdulillah pada kegiatan hari ini, kami juga didukung oleh Lanal Kendari, BPBD Sultra, Dinkes Kota Kendari, Pol Airud dan Dispora Sultra. Sedangkan lintasan sendiri dibuat oleh panitia yang sudah ditunjuk," jelasnya.

Pada hari pertama lomba dilaksanakan dengan 28 nomor pertandingan, untuk babak penyisihan dan semi final nomor kano, kaya dan rowing.

"Untuk Cabor Dayung tidak ada jual beli atlet, dimana untuk atletnya akan dikembalikan didaerahnya masing-masing. Dimana pada Cabot dayung ini juga sebagai wadah pencarian, salah satu cara mencari atlit yang berprestasi untuk dipersiapkan pada PON dan sea games nantinya," pungkasnya.

Sementara itu, Pengurus Cabor Dayung Muna sekaligus pelatih dayung, Herman Harun mengatakan, pihaknya belum membuat target, tetapi untuk KONI sudah menargetkan membawa pulang 15 medali emas.

"Tetapi dalam perjalanannya saya juga sudah memberikan trik-triknya untuk memperoleh sesuatu prestasi. Memang tidak gampang, namun semua pelatih mempunyai trik dan cara untuk memenangkan suatu perlombaan," tandasnya.

Herman tidak menekankan pada atlet untuk memperoleh kemenangan, namun semangat kebersamaan, dan kekompakan selalu ditekankan untuk semua atlet demi mencapai kesuksesan.

"Untuk terget sendiri, para atlet kita sampaikan selalu berjuang suatu prestasi dan harus membangkitkan semangat dari dalam diri sendiri. Adapun kalah dan menangnya nanti akhir kita lihat," pungkasnya. (m4)