USN Kolaka Bangun Kampus di Bombana

PUBLIKSATU, KOLAKA – Pemkab Bombana dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melakukan terobosan baru di bidang pembangunan dan pengembangan pendidikan tinggi, dengan disepakatinya rencana pembangunan gedung perguruan tinggi USN Kolaka di Bombana.
Rencana pengembangan tersebut menjadi bahan diskusi utama dalam pertemuan antara Rektor USN Kolaka, Dr Azhari dengan Bupati Bombana, Tafdil, di gedung rektorat USN Kolaka, Rabu (5/12).
Pada kesempatan tersebut, Azhari menyampaikan kepada Tafdil, bahwa Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikti RI telah menyetujui pembangunan gedung rektorat tipe B di Bombana, dan itu akan segera direalisasikan setelah proses administrasi di Pemkab Bombana, dan penyiapan lahan telah tuntas.
“Sederhananya, kalau hari ini Pemkab Bombana telah menyelesaikan semua proses administrasi, maka hari ini pula kita bisa langsung proses persiapan pembangunannya," kata Azhari dihadapan Tafdil bersama rombongan.
Selanjutnya, kepada wartawan Azhari menyatakan bahwa berkunjungnya bupati Bombana di kampus USB Kolaka merupakan sinyal kuat untuk segera direalisasikannya pembangunan dan pengembangan USN Kolaka di Bombana.
"Insya Allah terealisasi. Pak bupati juga telah sepakat, ini adalah bentuk kepedulian pak bupati terhadap pendidikan. Dan bisa kami simpulkan bahwa tahapan rencana pembangunan gedung USN Kabupaten Bombana telah mencapai 75 persen," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bombana, Tafdil mengatakan, Pemkab Bombana sangat peduli dan mendukung setiap upaya membangun dan mengembangkan pendidikan, terutama pendidikan tinggi. Salah satu wujud kepedulian dan dukungan tersebut adalah dengan penyiapan lahan di Kecamatan Poleang Barat seluas lebih dari 45 hektar.
"Saya pasti sangat mendukung pembangunan gedung USN, alhamdullilah kami telah sepakat dengan pak rektor. Dan sebagai bukti keseriusan dukungan, kami siap membangun infrastruktur pengaspalan jalan menuju kampus," katanya.
Dalam beberapa kesempatan, Rektor USN Kolaka Azhari mengungkapkan bahwa Bombana merupakan salah satu daerah di Sultra yang sangat serius memikirkan SDM alumni sekolah menengah atas. Selain itu, Azhari juga sempat memuji bupati Bombana yang dinilainya memiliki sikap optimis, serta bijak dalam menangkap peluang ekonomi bagi daerahnya.
Dalam acara wisuda VI USN pada 19 November 2018 lalu, Azhari menyatakan bahwa kehadiran kampus di suatu daerah semestinya dianggap sebagai peluang besar untuk meningkatkan perekonomian daerah, melalui sektor usaha kerakyatan.
“Mahasiswa USN Kolaka yang saat ini kuliah di Kolaka, ribuan diantaranya berasal dari luar daerah Kolaka dan dari luar Provinsi Sultra. Kita asumsikan saja bahwa pengeluaran mereka setiap bulan paling sedikit Rp 1 juta atau Rp 1,5 juta, maka berapa jumlah transaksi setiap bulan, berapa perputaran uang setiap hari. Itu yang menjadikan Provinsi Jogjakarta kaya, padahal kekayaan alam mereka tidak besar dibanding Kolaka. Itu baru sebatas belanja harian, belum termasuk rumah kos dan munculnya usaha ATK di sekitar kampus,” beber Azhari. (m6)