Berita Terkini
Nasional

Caleg dari PPP Meninggal Dunia, KPU : Tidak Ada Pencoretan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 10 Desember 2018 19:29 WIB · 2 menit baca
Caleg dari PPP Meninggal Dunia, KPU : Tidak Ada Pencoretan
Nama Siti Aisyah caleg nomor urut 4 dapil Mojokerto 1 dari PPP masih terpampang dalam daftar calon tetap yang diumumkan KPU Kabupaten Mojokerto

PUBLIKSATU, MOJOKERTO – Kontestasi peserta pemilihan legislatif (pileg) di Kabupaten Mojokerto tahun 2019 mendatang berkurang. Menyusul adanya calon legislatif (caleg) yang diketahui telah meninggal dunia.

”Ya, dari laporan yang kami terima, memang ada caleg meninggal dunia,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhanafiq kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Senin (10/12). Caleg meninggal dunia ini diketahui bernama Siti Aisyah, S.Ag, S.Pd.

Dia tercatat sebagai caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan nomor urut 4 daerah pemilihan (dapil) Mojokerto I (Mojosari, Pungging dan Ngoro). ”Informasinya meninggal dunia saat bersangkutan dalam proses melahirkan,” imbuh Yuhan.

Meski demikian, kata Yuhan, nama Siti Aisyah tetap terdaftar sebagai caleg PPP setelah resmi ditetapkan dalam daftar calon tetap (DCT) caleg Kabupaten Mojokerto. Sehingga tidak ada perubahan apa pun perihal nomor urut penetapan. Termasuk dalam surat suara caleg pada Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.

”Tidak ada pencoretan, karena sebelumnya yang bersangkutan memang telah ditetapkan sebagai caleg resmi melalui PPP,” tandasnya. Demikian juga pada papan pengumuman DCT Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang dipublikasikan KPU di tempat-tempat umum.

Salah satu yang nampak adalah bando berukuran besar berisi pengumuman DPT caleg di depan Kantor KPU Kabupaten Mojokerto di Jalan RAAK Adi Negoro, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Terpantau tidak ada perubahan apa pun dalam daftar itu. Baik perihal foto, nama, atau nomor urutnya, tetap seperti semula. Sehingga tidak ada istilah pencoretan maupun penghapusan dalam daftar sebagai caleg perempuan yang tercatat sebagai warga asal Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini.

(mj/ris/ris/JPR)