Disperindag Batam Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

PUBLIKSATU, Harga pangan di Kota Batam mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Namun kenaikannya tidak signifikan. Hal itu tak lepas dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Batam. Yakni dengan menghadirkan pasar murah di 12 kecamatan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi mengatakan, pedagang di pasar tentu akan berpikir ketika akan memainkan harga. Sebab melalui pasar murah, masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Selain itu, hadirnya pasar murah juga menjadi bukti akan ketersediaan pangan. Dampaknya pada stabilitas harga pangan di pasaran. "Pasar murah itu untuk intervensi pasar. Sehingga harga tidak naik signifikan," kata Zarefriadi ketika ditemui di Batam, Senin (10/12).
Pasar murah menghadirkan produk bahan pangan dengan dengan harga yang jauh lebih rendah di pasaran. Sasarannya ribuan keluarga di setiap pelaksanaan. Sebaran produk-produk pangan ini akan berdampak pada terjaganya ketersediaan pangan untuk masyarakat. "Bayangkan kalau produk yang didapatkan masyarakat dengan harga murah, tentu harga pasar juga akan tertekan," ucap Zarefriadi.
Disperindag juga berkolaborasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam dalam menggelar pasar murah TPID. "Dengan ketersediaan pangan di masyarakat, tentu stabilitas harga akan terjaga," tegas Zarefriadi.
(bbi/JPC)