Berita Terkini
Nasional

Surabaya Masuk 10 Kota Toleran, Risma Sebut Karena Taman Kota

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 11 Desember 2018 19:17 WIB · 2 menit baca
Surabaya Masuk 10 Kota Toleran, Risma Sebut Karena Taman Kota
Taman Kota di Surabaya

PUBLIKSATU, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melontarkan tanggapannya terkait survey 10 besar kota paling toleran. Survei itu dilakukan Setara Institute.

Menurutnya, taman kota yang selama ini mempersatukan warga Surabaya dari pelbagai kalangan. Maksudnya, taman kota cukup ampuh menarik warga berkumpul dan berinteraksi.

Apalagi, kondisi taman di Surabaya yang mayoritas dilengkapi wifi dan akses masuk gratis, ampuh menarik warga perlbagai usia dan etnis. Sehingga, taman kota menjadi sarana yang dapat dinikmati seluruh warga Surabaya.

"Makanya, salah satu tujuanku bangun taman, memang itu (toleransi). Mulai yang item sampai putih (semua warga dari pelbagai etnis) dan yang kaya sampai yang miskin itu datang," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (10/12).

Untuk itu, Risma mengatakan, pihaknya masih berencana menambah taman kota. Pihaknya akan membangun sejumlah taman kota di beberapa lokasi.

Antara lain, di wilayah Gununganyar di lahan seluas 4 hektar dan beberapa lokasi di Surabaya utara. Desainnya, akan berbeda pada tiap taman. "Nggak perlu keluarkan, tapi (warga) dapat hiburan yang berbeda," kata Risma.

Tak hanya taman. Risma mengatakan, dirinya juga akan menambah beberapa spesies pohon hias. Antara lain, Sakura, Jasmin, Flamboyan dan Jakaranda di sekitar Jalan Dharmahusada.

Namun, penanamannya tidak akan terpusat pada satu lokasi. Tujuannya untuk membentuk difersifikasi. Selain itu, seperti Flamboyan, tidak akan ditanam di pinggir jalan raya.

"Karena dahan dan rantingnya mudah patah. Jadi butuh space yang lebar. Kalau tidak, bahaya. Karena rantingnya rapuh," jelasnya

(HDR/JPC)