Tak Mau Repotkan Keluarga, Kakek ini Rela Tinggal di Goa

PUBLIKSATU, TULUNGAGUNG - Warga Desa/Kecamatan Rejotangan dibuat heboh dengan prilaku Djito (86) yang nekat tinggal di goa selama enam bulan ini.
Informasi di himpun di lapangan, warga sebenarnya sudah merasa iba dengan kondisi kakek rentah tersebut. Sebab setiap hari hidup sendiri dan pilih di dalam gua. Tak sekali saja warga membujuk agar pindah dan bersama keluarga.
Akhirnya Selasa ( 11/12) warga bersama polisi membujuk Djito untuk pindah dan dirawat keluarga. Karena warga khawatir jika kondisi kesehatannya terus menurun. "Warga lama-lama juga bingung, karena bukan asli penduduk sini, " ujar Sutiah warga setempat.
Menurut penuturan warga, jika Djito ini warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Usut punya usut kakek ini terkena penyakit liver dan berobat ke Blitar, serta memilih tinggal di goa di Tulungagung. " Djito punya anak satu tapi meninggal. Di masa tuanya ingin sendiri dan tidak merepotkan keluarga," katanya.
Beruntung Djito memiliki keponakan di Ponorogo dan bersedia pindah ke Kota Reog tersebut setelah dibujuk polisi. "Terlebih dulu dibujuk polisi dan warga. Akhirnya bersedia hijrah," tandas wanita berambut pendek.
(rt/jpr/did/JPR)