Buton Tambah Tiga Medali Melalui Cabor Pencak Silat

PUBLIKSATU, KOLAKA - Di pertandingan hari terakhir Cabang Olahraga (Cabor) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSSI) di Porprov Sultra XIII di Kolaka, Buton berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak dan empat perunggu. Hasil ini membuat Buton jadi juara 3 umum, di bawah Kota Kendari dan Muna.
Tiga medali emas itu dari Kelas Seni Tunggal Putri atas nama Safrianti Asrin, Ganda Putri atas nama Santi Risda Rosalina dan Arum Novelia. Sedangkan emas ketiga disumbangkan Muhammad Asrin pada Kelas C putra.
Tiga medali perak dari kelas regu putri atas nama Andi Nurul, Riska Ayu Novelia, dan Riski Wulandari. Lalu Kelas B putra atas nama Ibnu Munandar. Adapun perak ketiga diperoleh dari kelas Ganda Putra atas nama Ikbal Idris dan Andi Baso.
Adapun empat medali perunggu dari Kelas E Putra atas nama Idul Setiawan, Kelas A Putra, Restawan, Kelas A Putri, Santi Risda Novalina dan Kelas Seni Regu Putra, Zul Sahrial, Muhammad Ikbal N dan Nur Ahyar Zakir.
Pelatih Cabor IPSSI Buton, Suati SPd mengatakan, atlet yang memperoleh emas adalah atlet senior. Sudah sering main baik di tingkat provinsi maupun naional.
"Sedangkan perak dan perunggu mayoritas atlet pemula. Olehnya kami sebagai pelatih memberikan apresiasi positif kepada mereka walaupun masih baru, namun sudah memberikan yang terbaik dengan meraih medali," kata Suati.
-
Muhammad Asrin, atlet pencak silat yang berhail menyumbang medali emas untuk Buton
Hal yang sama pun dikatakan Muhammad Asrin, yang juga pelati Cabor IPSSI Buton. Menurutnya, hasil di Kolaka merupakan pencapaian terbaik atlet. Karena pada pelaksanan Porprov empat tahun lalu di Butur, Buton hanya meraih satu emas, tiga perak dan empat perunggu.
"Hasil ini juga tidak lain karena dukungan pemerintah daerah pada para atlet untuk memberikan yang terbaik, lalu Ketua IPSSI yang selalu ada di setiap pertandingan, dan doa masyarakat Kabupaten Buton, sehingga kami berhasil mencapai medali sesuai dengan target," ungkapnya.
Untuk diketahui, pertandingan pencak silat hari ini (kemarin), adalah yang terakhir. Pertandingan silat digelar selama lima hari dari tanggal 7 hingga 11 Desember di gedung Antam.
"Setelah ini, persiapan lagi menuju Pra PON. Jika lolos, masuk lagi PON. Semoga hasilnya nanti sesuai dengan harapan kita semua," tutup Asrin. (mal)