Berita Terkini
Nasional

Jika Lolos di Parlemen, PSI Akan Berlakukan Larangan Poligami

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 12 Desember 2018 21:44 WIB · 1 menit baca
Jika Lolos di Parlemen, PSI Akan Berlakukan Larangan Poligami
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie

PUBLIKSATU, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menegaskan sikapnya untuk memperjuangkan keadilan bagi perempuan Indonesia. Salah satu yang diperjuangkan PSI jika lolos parlemen adalah larangan poligami bagi pejabat publik hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jika kelak lolos di parlemen, langkah yang akan kami lakukan adalah memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi pejabat publik di eksekutif, legislatif, dan yudikatif, serta Aparatur Sipil Negara. Kami akan memperjuangkan revisi atas Undang-Undang Nomor 1/1974, yang memperbolehkan poligami," ujar Ketua Umum PSi Grace Natalie dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (12/12).

Grace mengatakan, di tengah berbagai kemajuan, masih ada banyak perempuan mengalami ketidakadikan. Salah satu penyebabnya, kata dia adalah praktik poligami. Data itu ia dapatkan dari hasil riset LBH APIK tentang poligami.

"Riset itu menyimpulkan bahwa pada umumnya, praktik poligami menyebabkan ketidakadilan, perempuan yang disakiti dan anak yang ditelantarkan," tandas dia.

Karena itu, kata Grace, PSI tidak akan pernah mendukung poligami. Dia menegaskan tak akan ada kader, pengurus, dan anggota legislatif dari PSI yang boleh mempraktikkan poligami.

"Rela tidak ibu kita diduakan? Rela tidak kakak atau adik kita dimadu? Rela tidak anak kita menjadi istri kedua atau ketiga?," tegasnya.‎

(gwn/JPC)