Berita Terkini
Nasional

Maju Cawapres, Ma'ruf Amin: Saya Nikmati Jabatan Sebagai Rais Aam PBNU

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 12 Desember 2018 20:39 WIB · 1 menit baca
Maju Cawapres, Ma'ruf Amin: Saya Nikmati Jabatan Sebagai Rais Aam PBNU
Ma'ruf Amin

PUBLIKSATU, Ma'ruf Amin telah melepas jabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar (PBNU). Keputusan ini dibuat karena sesuai aturannya dia tidak rangkap jabatan ketika sudah ditetapkan sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Meski telah mundur sekitar 3 bulan, namun nyatanya Ma'ruf masih mengenang-ngenang ketika menjadi Rais Aam PBNU. Bahkan dia mengaku menyesal telah melepas jabatannya.

"Karena saya (ditetapkan) cawapres, terpaksa harus mundur. Itu kekecewaan saya, tapi karena itu peraturan, itu keharusan," ujar Ma'ruf di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Ma'ruf menilai menjadi Rais Aam merupakan jabatan mulia. Dia bisa menyumbangkan ilmu agamanya untuk umat. Hal itu yang membuatnya berat menanggalkan jabatan tersebut.

"Saya menikmati jabatan saya sebagai Rais Aam PBNU. Saya bisa ceramah kemana-mana sebagai Rais Aam, membimbing ratusan juta ummat dan membangun keummatan," imbuhnya.

Meski demikian karena terbentur aturan maka Ma'ruf pun harus harus merelakan jabatannya sebagai Rais Aam. Pun demikian dengan jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dilepasnya pula apabila dia terpilih menjadi Wakil Presiden di 2019 mendatang.

"Itu aturan, saya harus pegang patuh tidak boleh menghindar, tidak boleh merekayasa, karena kita harus patuh pada aturan. Itu catatan saya," pungkasnya.

(sat/JPC)