Berita Terkini
Sultra

Misniatin Menembus Batas

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 14 Desember 2018 17:57 WIB · 2 menit baca
Misniatin Menembus Batas
Sandiaga Uno (kiri) bersama Misniatin (kanan)

PUBLIKSATU, JAKARTA -Perjalanan calon anggota DPRD Sultra dari Partai Demokrat di Jakarta Misniatin, AMd, semakin menunjukkan dirinya sebagai politikus daerah yang menembus batas. Tidak main-main di Jakarta, Wakil Bendahara Partai Demokrat Provinsi Sultra itu berkunjung langsung di kantor DPP Pribumi Bersatu dan bertemu langsung Ketua Umumnya, Anton Suseno.

Untuk itu, katanya, sepulang dari Jakarta dia akan langsung membuka rumah singgah Pribumi Bersatu di Kabupaten Konawe untuk Prabowo-Sandi.

"Kami akan berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandi," kata Misniatin.

Bukan hanya itu, Misniatin juga bertemu dengan Calon Wakil Presiden yang diusung Partai Demokrat, Sandiaga Salahudin Uno. Dia pun menggunakan kesempatan pada Seminar, "Selamatkan BUMN Sebagai Benteng Ekonomi Nasional" di Jakarta, Rabu lalu, untuk bertemu dengan Cawapres itu.

Pada sela-sela seminar yang menghadirkan tokoh ekonomi nasional, yaitu Sudirman Said, mantan Menteri ESDM, Dr Said Didu, mantan Sekretaris Menteri BUMN, Sandiaga Salahudin Uno, Cawapres, dan Faisal Yusra, Presiden KPMSI, Misniatin sempatkan diri bertemu dan berbincang dengan Capres idolanya. Dia juga memperkenalkan diri sebagai Caleg DPRD Sultra yang juga memperjuangkan Capres Prabowo-Sandi. Mereka membuat rencana cerdas untuk menghadapi kampanye Pilpres maupun Pilcaleg di Sultra.

"Saya senang bisa merencanakan strategi memenangkan Pemilu di Sultra bersama pak Cawapres," kata Misniatin katanya kepada www.publiksatuu.com di Jakarta semalam.

-

Misniatin adalah calon anggota DPRD Sultra dari partai Demokrat Dapil Sultra IV, Kabupaten Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan. Untuk memenangkan pertarungan melawan orang-orang hebat di Dapilnya, Misniatin harus bekerja keras keliling tiga kabupaten itu melakukan kampanye dan sosialisasi sampai ke pelosok-pelosok desa.

"Saya harus kerja keras karena melawan nama-nama besar, baik calon incumbent, mantan pejabat, istri pejabat dan istri mantan pejabat dan anak pejabat yang sudah punya nama besar," katanya.

Untuk itu, dia juga melakukan berbagai strategi untuk bisa menang. Selain melakukan sosialisasi langsung ke pemilih dia juga melakukan safari politik ke Jakarta untuk menemui tokoh-tokoh politik nasional.

"Saya sudah hampir seminggu di Jakarta. Apa yang saya bawa dari Jakarta ini sebagai bekal untuk turun ke masyarakat," katanya. (***)