Berita Terkini
Nasional

Seorang Penambang Pasir Tewas Tertimpa Longsor di Klaten

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 14 Desember 2018 20:54 WIB · 2 menit baca
Seorang Penambang Pasir Tewas Tertimpa Longsor di Klaten
Sejumlah warga berusaha mengevakuasi tubuh Supardi yang tertimbun material longsor, Jumat (14/12). (Istimewa)

PUBLIKSATU, Seorang penambang pasir, Supardi (45) warga Dukuh Gondang, Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah (Jateng) tewas tertimpa longsoran tebing, Jumat pagi (14/12). Sebelum tertimbun, korban sempat hendak menaikkan kerikil di Dukuh Ngemplak, Desa Tlogowatu, Klaten. Akibat luka parah yang dideritanya, korban meninggal di lokasi kejadian.

Informasi diperoleh JawaPos.com menyebutkan, sekitar pukul 05.00 WIB, korban berniat menaikkan kerikil ke atas truk. Tanpa disadari, tebing yang ada di atasnya longsor. Supardi tak sempat menghindar.

"Tanah di sana masih labil. Selain itu, kemarin (Kamis) habis hujan, akhirnya terjadi longsor dan menimpanya," terang Kades Tegalmulyo Sutarno.

Supardi merupakan penambang manual yang selama ini memang mencari kerikil di lokasi. Mereka mencari secara berkelompok antara empat sampai lima orang.

Butuh waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasi korban yang tertimpa bebatuan.

"Kondisinya luka-luka, evakuasi tubuh korban sekitar satu jam. Imbauan sudah sering saya sampaikan, agar berhati-hati saat melakukan penambangan," ucapnya.

Salah seorang perawat di Puskesmas Kemalang, Muhklis menyampaikan, dari hasil pemeriksaan diketahui banyak luka di tubuh koran. Mulai dari kepala hingga kaki. Seperti luka di pelipis yang sobek 6 cm dengan kedalaman 2cm.

Selain itu juga didapati memar di dada, perut, paha kanan, kaki sobek.

"Kondisi ini memperlihatkan bahwa korban mengalami luka karena terkena bebatuan. Tubuh korban juga sempat terpendam seluruhnya," kata Muhklis.

(apl/JPC)