Berlaga Dalam Keterbatasan, Petembak Busel Boyong 12 Medali Porprov

PETEMBAK Kabupaten Buton Selatan (Busel) sukses mengharumkan nama kontingennya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra XIII di Kabupaten Kolaka belum lama ini. Total 12 medali terdiri dari empat emas, tiga perak, dan lima perunggu mampu direbut atlet-atlet menembak daerah pecahan Buton ini.
Rinciannya, empat medali emas itu masing-masing diraih dari kelas Free Pistol oleh Badras dan kelas Free Pistol beregu oleh Badras, Moch Dani Rimanda dan Rahmad M. Selanjutnya, kelas PCP Bandrest perorangan oleh Jumadil Hadis dan kelas Tembak Reaksi Airsoft perorangan oleh Badras.
Perak masing-masing dari kelas Air Pistol Man beregu oleh Badras, Moch Dani Rimanda dan Rahmad M serta kelas Match Woman beregu oleh Rastania, Fitriani Purnamasari dan Wd Oki Oktavianti. Perak terakhir diraih kelas PCP Metsil Tiga Posisi beregu oleh Jumadil Hadis, Hendra dan Agung.
Sementara, medali perunggu masing-masing dari kelas Match Woman perorangan oleh Fitriani Purnamasari dan kelas Air Riflematch Man beregu oleh Yusran, Jumadil Hadis dan LM Syahril. Kemudian, kelas PCP Metsil Tiga Posisi perorangan oleh Jumadil Hadis, kelas Tembak Reaksi Airsoft oleh Audry Vatmikawati R dan kelas PCP Bandrest beregu oleh Jumadil Hadis, Hendra dan Agung.
Atas prestasi di Porprov Sultra 2018 ini, maka sepatutnya Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Busel perlu diperhitungkan di kejuaraan menembak. Di tengah keterbatasannya, organisasi di kabupaten baru di wilayah Sultra ini telah berhasil mencetak atlet menembak yang hebat.
"Persiapan Porprov tersebut, kita Perbakin Busel menyiapkan atlet sekitar enam bulan dengan peralatan seadanya. Harus diakui ada beberapa kelas yang tidak kami ikuti karena tidak memiliki alat seperti kelas Issu Standar kaliber 22 mm dan Smallbore kaliber 22 mm," ungkap Sekretaris Umum Perbakin Busel, La Ode Ahmad Hidayat SH MSi kepada wartawan, kemarin.
Untuk itu, kata dia, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Busel bisa mengadakan peralatan yang belum ada tersebut. Sebab, pihaknya optimistis dapat mempersembahkan medali emas pada kejuaraan menembak selanjutnya jika ada peralatan tersebut.
Tak lupa pula, Perbakin Busel sangat mengapresiasi panitia dan juri Cabang Olahraga (Cabor) menembak Poprov Sultra XIII. Meski dengan keterbatasan sarana dan prasarana, namun mampu mensukseskan kejuaraan menembak yang berlangsung dari 3-14 Desember 2018 itu.
"Apalagi ada dua orang juri sudah memiliki lisensi juri nasional dan pelaksanaan penilaian sangat profesional dan transparan. Sehingga sampai akhir pelaksanaan, kejuaraan berlangsung aman dan tertib," tandas Ahmad. (exa)