Anjing Pitbull Penyerang Satpam Dipastikan Bebas Rabies

PUBLIKSATU, Anjing jenis Pitbull yang menyerang seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di Kompleks Perumahan Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (14/12) lalu, dipastikan terbebas dari rabies. Hal itu dipastikan setelah dilakukan pemeriksaan.
Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Pusat Bayu Sari Hastuti menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif di Rumah Observasi Rabies di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Anjing bernama Jacky milik seorang warga masih membutuhkan waktu pemeriksaan selama 14 hari.
Pemeriksaan itu dilakukan guna melihat kondisi kesehatan anjing usai menyerang seorang satpam bernama Suherman di kompleks perumahan tersebut.
"Kondisi Pitbull sehat, tidak ada gejala mengarah ke rabies. Sejak hari Minggu (16/12) lalu mau makan dan normal. Semoga tetap demikian kondisinya sampai selesai masa observasi," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (18/12).
Bayu pun mengingatkan akan bahaya gigitan anjing terinfeksi rabies. Disebutkan, gigitan anjing terjangkit rabies bisa menyebabkan sistem otak saraf manusia rusak. Sehingga, ia mengimbau kepada masyarakat pemilik hewan peliharaan anjing dan kucing untuk rutin mengecek kesehatan peliharaannya.
"Bagi siapa saja yang terkena gigitan serangan anjing atau kucing, segera berobat ke dokter untuk memastikan apakah ada virus rabies atau tidak," ujar Bayu.
Sebelumnnya, Satpam bernama Suherman terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat serangan ganas Jacky. Peristiwa itu bermula saat dia menegur pemilik anjing karena tidak dilengkapi dengan tali pengaman saat mengajak Jacky jalan-jalan di sekitar kompleks.
Tak terima ditegur oleh Suherman, pemilik anjing itu mendorong hingga adu mulut terjadi. Tak sampai di situ, Jacky diperintahkan untuk menyerang Suherman. Dia mendapat luka di beberapa bagian tubuh dari badan hingga leher.
Dari kejadian tersebut Suherman mendapat perawatan intensif di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat.
(wiw/JPC)