Berita Terkini
Nasional

Pidato Prabowo 'Negara Punah', Pencibir Tak Paham Sejarah Peradaban Dunia

Oleh Redaksi Publiksatu / Heri · Rabu, 19 Desember 2018 21:58 WIB · 1 menit baca
Pidato Prabowo 'Negara Punah', Pencibir Tak Paham Sejarah Peradaban Dunia
Prabowo

PUBLIKSATU, Pidato Prabowo Subianto soal negara bisa punah mestinya dijawab dengan ilmiah, bukan justru menjadi bahan cibiran.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan, teori kepunahan massal atau negara sebetulnya sudah lama dikemukakan intelektual kelas dunia.

"Seharusnya diseriuskan perdebatannya," kata Andi Arief di Jakarta, Rabu (19/12).

Andi Arief lantas menyebutkan beberapa faktor melatari peradaban punah. Yakni di antaranya perang, penyakit, kelaparan, perubahan iklim,bencana, melenyapnya spesies secara perlahan, dan kecilnya tingkat kelahiran.

Menurut dia, kepunahan yang alamiah atau akibat salah urus manusia dan kekuasaan adalah dua hal yang sama misterinya jika tidak dipelajari gejalanya.

"Mungkin yang dimaksud Pak Prabowo adalah yang kedua," tengarainya.

Bagi yang tidak memahami punahnya peradaban pernah terjadi selama lima kali sebelum adanya peradaban saat ini, maka pidato Prabowo akan dimaknai menakut-nakuti.

Padahal baik penjajahan ataupun perang, menurut dia, pasti berpotensi memusnahkan. Termasuk perang modern yang sedang terjadi sekarang.

"Punahnya keindonesiaan kita bisa saja terjadi sebagaimana punahnya kenusantaraan kita akibat kolonialisme," terangnya seraya mengutip istilah khas pakar filosof, Rocky Gerung, "Dungu bisa memusnahkan akal sehat kita." (int)