Berita Terkini
Sultra

Masyarakat Wawonii Desak Gubernur Sultra Hentikan Tambang di Konkep

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 20 Desember 2018 23:50 WIB · 2 menit baca
Masyarakat Wawonii Desak Gubernur Sultra Hentikan Tambang di Konkep

PUBLIKSATU, KONAWE KEPULAUAN - Ratusan masyarakat Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan melakukan aksi demonstrasi, (17/12). Mereka menolak kegiatan pertambangan di Kabupaten Konkep.

Mereka juga meminta anggota DPRD Kabupaten Konkep segera mengeluarkan rekomendasi pencabutan IUP dan penghentian total seluruh kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Gema Kreasi Perdana di Desa Roko-Roko Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Konkep.

Para demonstran meminta Gubernur Sultra, Ali Mazi agar konsisten terhadap janji politiknya tidak akan mendukung kegiatan pertambangan di Kabupaten Konkep. Dalam aksinya, para demonstran melakukan long mars berjalan kaki dari rumah Jabatan Bupati Konkep menuju Kantor DPRD di jalan Poros Lamoluo-Lampeapi.

Selain meminta penghentian dan penutupan kegiatan pertambangan tersebut, para demonstran juga mendesak pimpinan aparat kepolisian dan TNI agar menarik seluruh personil di lapangan yang melakukan pengamanan terhadap obyek pertambangan di Desa Roko-Roko.

Keberadaan aparat tersebut bagi masyarakat dinilai tak memberikan kenyamanan dalam melakukan kegiatan pertanian di sekitar obyek tambang. Para petani yang membuka lahan kebun di lokasi pertambangan tersebut sudah diintimidasi.

"Masyarakat sudah terintimidasi dengan adanya aparat yang bersenjata di Desa Roko-Roko, personil tersebut baik polisi maupun TNI harus segera ditarik dari lokasi tambang,'teriak Darson Penagungjawab Aksi demo penolakan tambang tersebut.

Apabila persoalan tambang tersebut tak diselesaikan secepatnya masyarakat Wawonii khawatir akan menimbulkan konflik sosisla di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Konkep, Musdar yang didampingi Jaswan dan Abdul Rahman masing-masing Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konkep mengatakan pihaknya merespon positif tuntutan masyarakat Wawonii yang melakukan demontrasi penolakan pertambangan.

"Kami anggota dewan merespon positif tuntutan tersebut mengenai tambang di Konkep. Apa yang menjadi tuntutan para demonstran itu akan diteruskan kepada pemerintah Kabupaten maupun provinsi.

Masyarakat Wawonii berharap pemeritah provinsi Sultra secepatnya melakukan langkah-langkah untuk penyelesaian polemik pertambangan tersebut . Hal ini dalam rangka menghindari polemik yang berkepanjagana di Kabupaten Konkep

Sementara itu kubu yang mendukung tambang tersebut berharap agar kegiatan pertambangan di Kabupaten Konkep tetap berjalan. Agar masyarakat memperoleh lapangan kerja dan pendapatan yang meningkat.

Koordinator kubu yang pro tambang tersebut, Marlion mengatakan pihaknya mendukung proses kegiatan pertambangan tersebut untuk meningkatkan peluang pekerjaan bagi masyarakat dan kesejahtraan yang lebih meningkat.

"Kita harap pemerintah tidak menghetikan pertambangan tersebut agar terbuka peluang kerja dan pendapatan bisa meningkat," jelas Marlion. (P4)