Berita Terkini
Buton

Wakili Sultra di Tingkat Nasional, Amrun Raih Terbaik Dua Seleksi Pilar-Pilar Sosial

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 20 Desember 2018 15:56 WIB · 2 menit baca
Wakili Sultra di Tingkat Nasional, Amrun Raih Terbaik Dua Seleksi Pilar-Pilar Sosial

PUBLIKSATU, BUTON - Amrun, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih posisi terbaik dua Se-Indonesia pada penentuan lima besar dalam seleksi pilar-pilar sosial teladan tingkat nasional 2018 yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI sejak 12 -19 Agustus Lalu.

Nominasi lima besar dalam seleksi pilar-pilar sosial terbaik Indonesia yang diikuti 34 Provinsi itu diumumkan di gedung Beleli Mbui Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (19 /12/18).

Atas capaiannya, Amrun bersama empat TKSK lainnya mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan secara langsung oleh Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Penghargaan Dari lima besar tersebut langsung berikan loleh menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita," ujarnya kepada publiksatu.co melaui Whatsapp, Rabu (19/12/18) malam.

Kata Amrun terbaik satu mendapatkan uang bembinaan Rp 22.500.000, terbaik dua Rp 20 juta, terbaik tiga dan empat Rp 17.500.000 dan terbaik lima Rp 15 juta.

"Disamping piagam penghargaaan juga di berikan uang Pembinaan masing-masing Rp 25 juta, terbaik pertama Rp 22.500.000, terbaik kedua Rp 20 Juta terbaik ketiga dan keempat Rp 17.500.000 dan terbaik kelima Rp 15 juta," Sambungnya.

Amrun menyebutkan dalam seleksi kali ini, Terbaik pertama di raih oleh Jemi Darmawan,S.Sos.I, TKSK Kecamatan Donorojo Jawa Timur. Terbaik dua Oleh Amrun,S.Sos, TKSK Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Ketiga Sutrisno,S.Pd, TKSK Kecamatan Nanggulan Kulon Progo, DIY. Keempat Ida Susila,S.Sos, TKSK Tanjung Batu Ogan Ilir, Sumsel. Kelima Ir.Siti Amirah, TKSK Setiabudi, DKI Jakarta

Untuk diketahui, dalam Seleksi itu, Amrun memaparkan berbagai programnya untuk kesejahteraan masyarakat di Dusun Wapue, Desa Lasalimu, Buton usai ditetapkan Kementerian Sosial RI di tahun 2005 sebagai komunitas adat tertinggal (KAT). Diantaranya membangun sarana pendidikan alakakadarnya. (Mo1)