Berita Terkini
Busel

DAK Pendidikan 2019 Busel Meningkat Rp 24 M

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 22 Desember 2018 14:33 WIB · 2 menit baca
DAK Pendidikan 2019 Busel Meningkat Rp 24 M
Ilustrasi

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Buton Selatan (Busel) terus digenjot. Berbagai sarana infrastruktur baik fisik dan non fisik direalisasilan.

Untuk tahun ini saja, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 9 miliar untuk pendidikan sudah tuntas direalisasikan 100 persen. Atas kesuksesan realisasi tersebut, DAK tahun 2019 mendatang meningkat hingga Rp 24 miliar lebih.

Menurut Kadis Pendidikan, Drs La Makiki MPd, realisasi DAK tahun 2018 khusus di sektor pendidikan Rp 9 miliar sudah 100 persen terealisasi.

"Sudah 100 persen terealisasi, semua pekerjaan fisik sudah selesai semua," katanya dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (21/12).

Sementara itu DAK 2019 untuk pendidikan di Busel sebanyak Rp 24 miliar tersebar hampir merata di SD dan SMP di Busel. DAK dari pemerintah pusat ini terdiri kegiatan fisik dan non fisik. Untuk DAK fisik tingkat SD sekitar 22 sekolah. Sedangkan untuk non fisik sebanyak 12 sekolah.

"Sedangkan untuk tingkat SMP ada fisik atau infrastruktur rehabilitasi dan pembangunan baru hampir merata seluruh sekolah. Begitupun SD ada rehabilitasi gedung, ada pembangunan gedung baru," katanya.

Makiki menjelaskan, Dinas Pendidikan akan berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Karena itu tiap tahun pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk peningkatan kualitas infrastruktur tiap sekolah. Ada gedung sekolah yang sudah reok karena usia, sehingga perlu direhabilitasi dan dibangun gedung baru. Ini yang menjadi perhatian prioritas pembangunan infrastruktur gedung dan fasilitas lain di dunia pendidikan. Selain itu juga meningkatkan kualitas guru sehingga output siswa semakin berkualitas setelah tamat belajar.

Sebagai daerah baru, pihaknya terus berupaya maksimal secara bertahap melakukan peningkatan pembangunan infrastruktur dasar. Sehingga citivitas pendidikan di Busel lebih semangat dan giat belajar serta memajukan pendidikan.

Ia menambahkan perwajahan dunia pendidikan akan terus digenjot, begitu pun peningkatan kualitas sumber daya guru. "Kita terus meningkat upaya kualitas guru-guru, kita terus lakukan pelatihan-pelatihan, karena guru itu yang mentransfer ilmu kepada siswa," ujarnya.

Mantan camat Siompu Barat itu berharap, dengan meningkatkan kualitas infrastruktur gedung sekolah dan fasilitas dasar akan semakin memacu para guru dan siswa untuk meningkatkan belajar dan sumber daya manusia.

Lanjut dia, wajah pembangunan suatu daerah salah satu tolak ukurnya adalah kualitas pembangunan infrastruktur pendidikan dan SDM yang dimulai dari proses pendidikan di sekolah. (aga)