Gelar Upacara Bela Negara dan Hari Ibu, Kapolres Buton: Peran Wanita Penting Untuk Pembangunan Bangsa dan Tanah Air

PUBLIKSATU, BUTON - Kepolisian Resort (Polres) Buton menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke-70 di halaman Makpolres Buton, Sabtu (22/12/18) sekira pukul 08.30 Wita. Upacara ini juga sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu Nasional ke-90.
Upacara yang dipimpin langsung Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik ini mengangkat tema bela negara untuk kemakmuran rakyat.
Dalam kesempatan tersebut sebelum menyampaikan amanat Presiden RI, Joko Widodo diperingatan Bela Negara kali ini, Andi Herman terlebih mengucapkan selamat hari Ibu. Semoga kedepan para ibu dapat memiliki peran untuk berkontribusi mambangunan maupun mendukung suami dalam melaksanakan tugas.
"Sebelum saya membacakan amanat dari bapak presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati hari bela negara 2018 karena ini juga dirangkaikan dengan upacara hari ibu," ujarnya.
Saat membacakan Amanat Presiden RI. Kapolres Buton mengatakan, pada hari ini 70 tahun yang lalu Mr Syafrudin Prawira Negara, Menteri Kemakmuran RI mendeklarasikan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) atas inisiatifnya melampaui panggilan tugas yang menjadi tanggungjawab beliau.
Upaya politik dan diplomasi Mr. Syafrudin prawira negara terbukti berhasil mengatasi kekuatan militer penjajah, dan menunjukan kepada dunia bahwa republik Indonesia masih tetap berdiri tegak
Penetapan peristiwa bersejarah ini sebagai hari bela negara merupakan penegasan bahwa hari bela negara sejak dulu telah memiliki konteks yang sangat bela negara tidak hanya dapat dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata namun harus dengan berbagai upaya dan profesi.
Kata dia, Segenap aparatur negara baik sipil maupun militer yang telah berjuang diseluruh pelosok tanah air sesungguhnya sedang melakukan bela negara mereka telah membuat republik ini bisa tetap eksis untuk hadir melayani rakyatnya.
Hal ini sekali lagi menegaskan bahwa bela negara merupakan kerjasama segenap elemen bangsa dan negara bukan hanya pemerintah apalagi hanya sekedar nomenklatur beberapa instansi atau satuan kerja tentu saja.
Bela negara terutama adalah wadah, peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat dunia usaha, dunia pendidikan, media, tingkat tokoh pemudah, tokoh agama, semuah bisa dan wajib ikut serta sesuai dengan tingkat profesi masing-masing.
Kesadaran bela negara, nilai-nilai luhur bangsa, kearifan lokal dan keaslian lingkungan hidup kita jelas tidak mungkin deserahkan kepada kecerdasan kekuatan yang sangat tergantung ketersedian alam, koneksi jaringan dan listrik.
Semuanya harus diutamakan dan ditanamkan dalam jiwa dan raga segenap bangsa indonesia sejak dini antra lain, kewajiban mengikuti pendidikan pancasila dan kewarganegaraan serta aksi bela negara di berbagai bidang diperlukan cara-cara comparative serta adaptif dengan perkembangan zaman, sehingga anak-anak muda mendapatkan ruang untuk mengimplementasikan kecintaannya terhadap tanah air. Sebab, merekalah yang akan menahkodai kapal besar Republik Indonesia di masa depan.
Pada momentum bela negara kali ini, Andi Herman mengajak untuk berasama-sama meresapi kembali kemerdekaan bangsa dan negara yang telah dianugrakan oleh tuhan yang maha esa sebagai modal bangsa dan negara diselaga bidang.
Ia juga mmengajak untuk bersama-sama mensyukuri keberadaan ratusan suku bangsa, bahasa, adat istiadat, beragam agama dan kepercayaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menetap lebih dari seperdelapan khatulistiwa.
Sementara itu, untuk peringatan Hari ibu, menurut Andi Herman peran ibu tak jauh berbeda dengan Bela Negara. Pasalnya, pada 90 tahun yang lalu wanita-wanita sudah mulai menunjukan perannya kepapada negara.
Olehnya itu, Andi Herman mengharapkan pada momen hari ibu ini, para ibu dapat semakin menimbulkan kesadaran kita, bahwa peran wanita sangat penting dalam pembangunan bangsa dan negara.
"Wanita-wanita Indonesia mulai menunjukan perannya kepada negara ini diharapkan, bagi saya sih diharapkan pada momen hari ibu ini makin menimbulkan kesadaran kita bahwa peran wanita itu sangat penting dalam pembangunan bangsa dan tanah air ini," ujarnya di Mapolres Buton kepada publiksatu.co usai mengelar upacara. (Mo1)